Surya Paloh: Pertemuan dengan Anies Hanya Silaturahmi, Tak Bahas Pilpres 2029
Sumber Foto: Berita Nasional - Media Pencerah Bangsa
Nasional

Surya Paloh: Pertemuan dengan Anies Hanya Silaturahmi, Tak Bahas Pilpres 2029

Portal News Day - BeritaNasional.com - Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh mengaku tidak ada pembicaraan mengenai Pilpres 2029 dengan mantan Gubernur Jakarta Anies Baswedan. Surya bertemu saat mengundang Anies hadir dalam buka puasa yang digelar NasDem pada Kamis (19/2/2026).

Menurut Surya, pertemuan tersebut hanya silaturahmi biasa.

"Enggak ada. Itu kunjungan silaturahmi aja Bung Anies kemari. Itu aja," ujar Surya di NasDem Tower, Jakarta, Sabtu (21/2/2026).

Terkait Pilpres 2029, Partai NasDem belum memiliki keputusan. Namun, Paloh mengaku mempertimbangkan untuk mendukung Presiden Prabowo untuk periode kedua.

"Nah itu nanti kita sedang pikirkan, kan kita ada di sana," ujarnya.

Diberitakan, Wakil Ketua Umum Partai NasDem Saan Mustopa mengungkap isi pembicaraan Ketua Umum NasDem Surya Paloh dengan pimpinan partai politik yang hadir saat buka puasa bersama yang digelar DPP NasDem.

Dalam buka bersama itu, Surya Paloh satu meja dengan Wapres ke-10 dan 12 Jusuf Kalla, Ketua DPP PDIP Puan Maharani, Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad, sampai Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan.

"Tadi ada komunikasi biasa, komunikasi yang tadi konteksnya sama ya. kita inikan semua ada dalam konteks bersama dengan pemerintah," ujar Saan usai acara buka puasa bersama di NasDem Tower, Jakarta, Kamis (19/2/2026).

Saan mengungkap, pembicaraan banyak membahas dukungan kepada pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Agar program pemerintah bisa sukses dan berhasil.

"Karena konteksnya semua bersama dengan pemerintah maka semua kita berpikir bagaimana ke depan ini pemerintahan ini bisa dibantu untuk bisa sukses, berhasil, dan apa yang menjadi program-program dan kebijakan Presiden Prabowo itu bisa sukses dan berhasil," kata Saan.

Dalam acara ini, juga hadir Presiden PKS Almuzzammil Yusuf, Waketum PKB Jazilul Fawaid sampai mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.