Ajudan Jokowi Imbau Masyarakat Tidak Meratap di Gerbang Rumah Presiden
Portal News Day - AKBP Syarif Fitriansyah, ajudan Presiden Joko Widodo, mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aksi meratap di pintu gerbang kediaman Jokowi setelah lokasi tersebut ditandai sebagai 'Tembok Ratapan Solo' di Google Maps.
Awal Kejadian
Kediaman Jokowi di Jalan Kutai Utara No. 1 menjadi viral setelah muncul penamaan unik di platform digital yang menyebutnya sebagai 'Tembok Ratapan Solo'. Penandaan ini menarik perhatian publik dan memicu beberapa orang untuk mencoba melakukan aksi meratap di depan gerbang rumah.
Perkembangan
Kondisi Terakhir
Syarif menegaskan bahwa meskipun tidak ada batasan pengunjung ke kediaman Jokowi, masyarakat diimbau untuk tidak memperlakukan rumah tersebut sebagai 'Tembok Ratapan'. Ia mengaku telah mengetahui penamaan tersebut, namun tidak bisa memastikan apakah Jokowi sudah mengetahui hal itu. Syarif juga enggan berkomentar mengenai kemungkinan meminta perubahan nama di Google Maps dan menyatakan bahwa ia tidak merasa tersinggung dengan label tersebut.




