Yayasan Peduli Difabel Nabire Gelar Pelatihan Guru Pendamping Khusus untuk Pendidikan Inklusi
Sumber Foto: Nabire.Net
Sosial

Yayasan Peduli Difabel Nabire Gelar Pelatihan Guru Pendamping Khusus untuk Pendidikan Inklusi

Portal News Day - INFO NABIRE

Nabire, 16 Maret 2026 – Yayasan Peduli Difabel Nabire (Matahari Centre) kembali menorehkan langkah nyata dalam dunia pendidikan inklusi dengan sukses menggelar Pelatihan Guru Pendamping Khusus (GPK) pada Sekolah Berbasis Inklusi. Kegiatan yang dilaksanakan di aula Matahari Centre 14-15 Maret 2026 ini menjadi magnet bagi berbagai elemen masyarakat yang peduli terhadap masa depan anak-anak berkebutuhan khusus (ABK) di Provinsi Papua Tengah.

Pelatihan ini mencatat antusiasme yang luar biasa, melampaui target peserta semula. Tercatat, para peserta terdiri dari guru-guru sekolah umum dari berbagai jenjang, mahasiswa kependidikan, perwakilan Dinas Pendidikan Provinsi Papua Tengah, Dinas Sosial, hingga para Ibu Rumah Tangga yang memiliki kerinduan untuk mendampingi buah hati mereka secara mandiri.

Ketua Yayasan Peduli Difabel Nabire, Ibu Maria Yetiasaputri Kapitarauw, S.Sos., M.M., AWP, mengungkapkan bahwa pelatihan ini lahir dari kebutuhan mendesak akan tenaga pendamping yang memiliki pemahaman teknis dan empati yang dalam di sekolah-sekolah reguler.

“Pendidikan inklusi bukan hanya soal menempatkan anak difabel di sekolah umum, tapi bagaimana sekolah siap menyambut mereka. Hari ini kami bangga melihat guru-guru, dinas terkait, bahkan ibu rumah tangga bersatu untuk belajar. Ini adalah sinyal positif bahwa Papua Tengah siap menjadi provinsi yang ramah bagi setiap anak,” ujar Ibu Maria dalam sambutannya.

Materi pelatihan yang dibawakan mencakup metode assessment awal, strategi modifikasi kurikulum, hingga teknik intervensi terapi dasar yang dapat dipraktikkan di kelas. Kehadiran perwakilan dari Dinas Pendidikan dan Dinas Sosial memberikan legitimasi bahwa langkah yang diambil Yayasan merupakan dukungan langsung terhadap program pemerintah provinsi.

Satu hal yang menarik adalah kehadiran para Ibu Rumah Tangga. Partisipasi mereka menunjukkan bahwa kebutuhan akan literasi inklusi kini telah menyentuh ranah keluarga sebagai garda terdepan penanganan anak istimewa.

Para peserta tampak sangat antusias mengikuti sesi diskusi kelompok dan simulasi pendampingan. “Kami selama ini bingung bagaimana menghadapi siswa ABK di kelas kami. Pelatihan dari Matahari Centre ini memberikan kami ‘kunci’ dan cara pandang baru yang lebih manusiawi,” ujar salah satu guru peserta pelatihan.

Kegiatan ini diharapkan tidak berhenti pada seremoni saja, melainkan menjadi awal terbentuknya komunitas pendidik inklusi di Papua Tengah. Yayasan Peduli Difabel Nabire berkomitmen untuk terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyiapkan SDM yang kompeten demi mewujudkan kemandirian penyandang disabilitas di Tanah Papua.

*Tentang Yayasan Peduli Difabel Nabire (Matahari Centre)*

Merupakan lembaga pusat layanan terpadu di Papua Tengah yang fokus pada pendidikan SLB/Inklusi, Pusat Terapi, Asrama, Taman Baca,dan Pemberdayaan Masyarakat (PKBM) Paket ABC. Dipimpin oleh Ibu Maria Yeti Kapitarauw, yayasan ini berdedikasi memutus rantai diskriminasi terhadap anak berkebutuhan khusus melalui pendidikan dan terapi berkualitas.

[Nabire.Net]

Papua Tengah Pelatihan Guru Pendamping Khusus (GPK) Pemprov Papua Tengah Pusat Layanan Anak Berkebutuhan Khusus Matahari Difabel Centre Nabire Yayasan Difabel Nabire

Share