Portal News Day - Gerbang Perbatasan Jalan Internasional Kim Thanh No. II di Lao Cai menjadi titik utama ekspor produk pertanian, termasuk durian, dengan meningkatnya aktivitas sejak pagi hari. Peningkatan ini berkat penerapan solusi komprehensif oleh otoritas terkait untuk memfasilitasi dan memperlancar proses bea cukai.
Menindaklanjuti arahan pemerintah dan instruksi baru dari Departemen Bea Cukai, fokus utama dilakukan pada peningkatan kapasitas bea cukai, reformasi prosedur administrasi, dan promosi transformasi digital. Koordinasi yang erat antara bea cukai, penjaga perbatasan, dan unit terkait telah membantu mempercepat proses pemeriksaan barang yang diekspor.
Di gerbang perbatasan ini, truk kontainer yang mengangkut berbagai jenis buah segar, seperti durian dan buah naga, melakukan pemeriksaan untuk menyelesaikan prosedur ekspor. Otoritas bea cukai telah menempatkan petugas yang cukup dan melakukan operasi di luar jam kerja untuk mempercepat proses. Selain itu, komunikasi rutin dengan lembaga di Hekou, Tiongkok, memastikan informasi terkait perubahan kebijakan dapat disampaikan dengan cepat kepada pelaku usaha.
Wakil Ketua Tim Bea Cukai Gerbang Perbatasan Internasional Lao Cai menegaskan bahwa mayoritas deklarasi ekspor kini diselesaikan dalam hari yang sama, dengan langkah-langkah yang diambil untuk mencegah penyelundupan dan penipuan perdagangan. Saat ini, sekitar 350-450 kendaraan menyelesaikan prosedur ekspor setiap hari, dengan jumlah kendaraan durian mencapai 70-90 per hari.
Dalam enam bulan pertama tahun 2026, terdapat peningkatan signifikan dalam volume ekspor dan impor. Nilai ekspor mencapai lebih dari US$619,1 juta, meningkat 103% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pihak berwenang memperkirakan volume ekspor pertanian, khususnya durian, akan terus meningkat seiring dengan musim panen puncak yang berlangsung. Mereka berkomitmen untuk terus menjalankan tugas 24/7 dan memperkuat koordinasi dengan pihak Tiongkok untuk memastikan kelancaran arus barang.