Wali Kota Tangerang Larang Hiburan dan Atur Jam Operasional Rumah Makan Selama Ramadan
Wali Kota Tangerang Sachrudin - Dok Pemkot Tangerang -
RMBANTEN.COM - Kota Tangerang – Dalam rangka menghormati dan menjaga kesucian bulan Ramadan 1447 H, Wali Kota Sachrudin resmi mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 4110 Tahun 2026. Isinya tegas: pengaturan jam operasional rumah makan hingga penghentian sementara usaha hiburan umum demi menjaga toleransi dan kekhusyukan ibadah.
Kebijakan itu diteken untuk memastikan suasana Kota Tangerang tetap kondusif selama bulan suci.
“Untuk sahur bisa mulai melayani pukul 02.00 WIB. Rumah makan atau kafe dengan live music maupun DJ tidak diperbolehkan selama Ramadan,” tegas Sachrudin di Puspem Kota Tangerang, Kamis (19/02/2026).
BACA JUGA
Tangsel Gaspol 2027! Benyamin Fokuskan Infrastruktur dan Sampah-Banjir Puskesmas Naik Kelas! Tangsel Targetkan Layanan Setara RS Swasta Premium Pemkot Tangsel Kirim Bantuan Darurat Tengah Malam untuk Korban Banjir & Longsor
Rumah Makan Wajib Tirai Tertutup
Dalam SE tersebut, pemilik rumah makan, kafe, restoran, dan usaha sejenis diwajibkan menggunakan tirai tertutup hingga pukul 17.00 WIB.
Artinya, aktivitas tetap boleh berjalan, namun harus menghormati warga yang menjalankan ibadah puasa.
Langkah ini disebut sebagai bentuk keseimbangan antara aktivitas ekonomi dan penghormatan terhadap nilai religius masyarakat.
Hiburan Umum Libur Total
Untuk menjaga ketertiban dan kekhusyukan, Pemkot memutuskan penutupan sementara usaha hiburan umum seperti karaoke, sauna, dan rumah pijat.
Penutupan berlaku mulai dua hari sebelum Ramadan hingga dua hari setelah Hari Raya Idul Fitri.
Khusus usaha rumah biliar, jam operasional dibatasi:
- Pukul 09.00–17.00 WIB
- Pukul 21.00–24.00 WIB
Sementara pukul 17.00–21.00 WIB wajib berhenti beroperasi guna menghormati waktu berbuka puasa dan salat tarawih.
ASN Masuk 08.00–15.00 WIB
Sachrudin juga memastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal. Jam kerja ASN selama Ramadan disesuaikan, yakni pukul 08.00 hingga 15.00 WIB.
Ia mengimbau seluruh masyarakat dan pelaku usaha menaati aturan tersebut.
“Kegiatan yang berpotensi mengganggu ketenteraman dan ketertiban umum tolong dihentikan dulu agar Ramadan bisa dijalani dengan tenang, aman, dan khusyuk,” ujarnya.
Ramadan adalah soal ibadah dan harmoni. Pemkot Tangerang memilih tegas, agar suasana tetap tertib dan penuh berkah.
TAG:
Pemkot Tangsel SachrudinTerbitkan SE Ramadan Hiburan Tutup Rumah Makan Wajib Pakai Tirai
Pos Sebelumnya:
WTP Tidak Boleh Lepas! Entry Meeting Dimulai, BPK Sisir LKPD...
Pos Berikutnya:
Layanan Haji di Armuzna Jadi Sorotan! Puan: Tegaskan Tak Boleh...
Komentar:
BERITA LAINNYA
Tangsel Gaspol 2027! Benyamin Fokuskan Infrastruktur dan Sampah-Banjir
Jumat, 10 April 2026
Puskesmas Naik Kelas! Tangsel Targetkan Layanan Setara RS Swasta Premium
Selasa, 07 April 2026
Pemkot Tangsel Kirim Bantuan Darurat Tengah Malam untuk Korban Banjir & Longsor
Minggu, 05 April 2026
Tangsel Perang Lawan Stunting! Target Turun, Semua Sektor Dikerahkan
Rabu, 01 April 2026
Mudik Lebaran, Dishub Tangsel Dirikan 6 Posko Pengamanan
Minggu, 15 Maret 2026
Tembus Pasar Timur Tengah! Bumbu Tangsel Resmi Diekspor ke Arab Saudi
Rabu, 04 Maret 2026
BERITA TERKINI
Muktamar MA Resmi Dibuka! Andra Soni: Warisan Ulama, Pilar Peradaban Umat
Nagara
2 jam yang lalu
Polda Metro Proses Dua Laporan Makar Seret Saiful Mujani, Belum Tentu Pidana!
Hukum
2 jam yang lalu
Tinawati Tampil Memukau di Parade Kebaya, Gaungkan Semangat Kartini
Gaya Hirup
3 jam yang lalu
Tekankan Terapkan KUHAP Baru, Komisi III Minta Aparat Tak Paksakan Kasus!
Hukum
5 jam yang lalu
Lagi Kepala Daerah Bermasalah! Kali Ini Bupati Gatut Sunu Diciduk KPK
Hukum
9 jam yang lalu




