Tujuh Gerbang Tol Dalam Kota Kembali Beroperasi Normal Mulai Besok
PT Jasa Marga (Persero) Tbk mengumumkan bahwa tujuh gerbang tol di Ruas Tol Dalam Kota, yang terletak di jalur Cawang–Tomang–Pluit, akan kembali beroperasi normal mulai Rabu, 3 September 2025. Keputusan ini diambil setelah gerbang-gerbang tersebut ditutup akibat aksi massa yang terjadi pekan lalu.
Direktur Utama PT Jasa Marga, Rivan Achmad Purwantono, menjelaskan bahwa selama proses perbaikan infrastruktur, pengguna jalan tol akan dilayani oleh petugas menggunakan mobile reader untuk transaksi tol sementara. Hal ini bertujuan untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas dan memberikan ruang bagi tim teknis dalam menyelesaikan perbaikan.
Operasional Gerbang Tol
Rivan menyatakan bahwa saat ini empat dari tujuh gerbang tol sudah beroperasi kembali, yaitu:
- GT Slipi 1 (arah Grogol)
- GT Senayan (arah Grogol)
- GT Semanggi 1 (arah Cawang)
- GT Semanggi 2 (arah Cawang)
Sementara itu, tiga gerbang tol lainnya diharapkan dapat beroperasi pada Rabu, 3 September 2025.
Jasa Marga menargetkan seluruh gerbang tol yang terdampak dapat kembali beroperasi dengan sistem transaksi penuh pada 7 September 2025, setelah perbaikan teknis selesai dilakukan. Rivan menegaskan komitmen perusahaan untuk memberikan pelayanan optimal dan melakukan perbaikan serta pengujian integrasi perangkat secara intensif.
Proses Pemulihan dan Mitigasi Risiko
Selama masa pemulihan, Jasa Marga juga akan melakukan pembersihan lokasi, pemulihan struktur pendukung, serta penggantian perlengkapan yang rusak. Perusahaan meminta maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan oleh pengguna jalan, dan menjamin bahwa setiap langkah perbaikan akan mengutamakan aspek keamanan, keselamatan, dan kenyamanan.
Untuk memastikan kelancaran operasional di masa mendatang, Jasa Marga telah menyiapkan Prosedur Early Warning System (EWS) bekerja sama dengan pihak terkait, serta mengasuransikan aset gerbang tol sebagai bentuk mitigasi risiko terhadap kejadian yang tidak terduga.




