Tim Putri Vietnam Siap Hadapi Kejuaraan Asia 2026 dengan Semangat Tinggi
Portal News Day - Pelatih kepala Mai Duc Chung mengatakan bahwa seluruh tim sedang memasuki tahap akhir penyempurnaan keterampilan teknis dan psikologis mereka, siap menghadapi tantangan besar di arena kontinental.
Mengenang kembali proses persiapan, pelatih veteran itu menyatakan kepuasannya bahwa seluruh rencana latihan terlaksana sesuai jadwal. Menurutnya, hasil ini berasal dari upaya gigih staf pelatih dan para pemain di setiap sesi latihan, mulai dari latihan fisik dan penyempurnaan taktik hingga membangun semangat tim.
"Kami senang bahwa semua rencana pelatihan telah diterapkan dengan serius, yang merupakan fondasi penting sebelum memasuki turnamen besar," ujar pelatih Mai Duc Chung.
Tanda positif lainnya adalah kekuatan tim secara bertahap stabil karena banyak pemain yang sebelumnya mengalami cedera telah kembali berlatih. Pemulihan tepat waktu ini memberi staf pelatih lebih banyak pilihan taktis dan menciptakan suasana kompetitif yang sehat di dalam skuad.
Menurut pelatih Mai Duc Chung, ini adalah faktor penting yang membantu tim menyelesaikan persiapannya sebelum pertandingan. Namun, ia juga secara jujur mengakui kesulitan dalam hal personel dan kondisi latihan dibandingkan dengan tim-tim top Asia.
Ia percaya bahwa tim selalu harus menggandakan upaya mereka untuk mengimbangi kesenjangan dalam fisik dan pengalaman internasional. Namun, semangat tim dan tekad untuk mengatasi kesulitan adalah fondasi yang membantu para pemain putri Vietnam mempertahankan kepercayaan diri dalam perjalanan mereka untuk menaklukkan tantangan baru.
Meninjau peta persaingan di benua Eropa, pelatih Mai Duc Chung menyatakan bahwa tim-tim seperti Jepang, China, Korea Selatan, dan tuan rumah Australia tetap menjadi kandidat kuat untuk kejuaraan tersebut.
Pertandingan persahabatan baru-baru ini di Tiongkok dipandang sebagai ujian penting, membantu tim membiasakan diri dengan kecepatan dan intensitas permainan yang tinggi, sekaligus mempelajari banyak hal tentang organisasi pertahanan dan transisi.
Di Grup C, tim putri Jepang dianggap sebagai lawan yang sangat berpengalaman dan unggul, sementara pertandingan melawan Chinese Taipei dan India sangat penting dalam perebutan tiket ke babak selanjutnya.
Staf pelatih telah mengembangkan rencana taktisnya sendiri, dengan tujuan menerapkan gaya bermain yang fleksibel dan memaksimalkan peluang di setiap pertandingan. Menurut pelatih kepala, peluang masih terdistribusi secara merata di antara tim-tim, dan tim yang mempertahankan stabilitas dan semangat juang yang gigih akan memiliki keunggulan.
Kombinasi antara pemain berpengalaman dan talenta muda yang sedang berkembang diharapkan dapat menciptakan energi baru, membantu tim mempertahankan gaya bermain yang penuh semangat dan disiplin.
Sebagai penutup sesi berbagi, Pelatih Mai Duc Chung menyampaikan pesan kepada para penggemar di seluruh negeri, berharap menerima dukungan dan semangat mereka dalam perjalanan ke depan.
"Kami berharap seluruh tim tetap dalam kondisi kesehatan prima dan selalu bermain dengan dedikasi tertinggi. Dukungan dari para penggemar akan menjadi motivasi besar bagi para pemain untuk berjuang sekuat tenaga demi warna tim," tegasnya.
Pada hari yang sama, staf pelatih menyelesaikan daftar 26 pemain yang akan berpartisipasi dalam Kejuaraan Sepak Bola Wanita Asia 2026. Penyerang Nguyen Thi Tuyet Ngan (Klub Wanita Kota Ho Chi Minh) ditambahkan untuk memperkuat lini serang, menjanjikan lebih banyak opsi serangan bagi tim.
Sesuai jadwal, tim putri Vietnam berada di Grup C dan akan menghadapi India (4 Maret), Taiwan (7 Maret), dan Jepang (10 Maret) di Perth, Australia. Dua tim teratas di setiap grup, bersama dengan dua tim peringkat ketiga terbaik, akan lolos ke perempat final. Inilah tujuan yang ingin dicapai pelatih Mai Duc Chung dan timnya dengan persiapan matang dan keyakinan yang kuat.




