Tim Angkat Besi Indonesia Fokus Asian Games 2026, Absen di Kejuaraan Asia
Sumber Foto: AsatuNews.co.id
Olahraga

Tim Angkat Besi Indonesia Fokus Asian Games 2026, Absen di Kejuaraan Asia

Pengurus Besar Perkumpulan Angkat Besi Indonesia (PB PABSI) memutuskan untuk tidak mengirimkan delegasi pada Kejuaraan Asia Angkat Besi 2026 yang dijadwalkan berlangsung di India pada 1-10 April mendatang. Keputusan strategis ini diambil karena adanya ketidakselarasan antara nomor pertandingan di ajang tersebut dengan kategori resmi Olimpiade.

Manajer Tim Angkat Besi, Pura Darmawan, menjelaskan bahwa perbedaan kelas menjadi pertimbangan utama tim kepelatihan. Saat ini, Kejuaraan Asia masih menggunakan format 16 kelas lama, yang terdiri dari delapan kategori putra dan delapan kategori putri. Sementara itu, regulasi terbaru Olimpiade telah merampingkan kompetisi menjadi lima kelas utama pada masing-masing sektor.

Langkah ini dilakukan guna menjaga efisiensi performa para lifter unggulan Indonesia, termasuk peraih emas Olimpiade Paris 2024, Rizki Juniansyah. PB PABSI memilih mengalihkan fokus atlet untuk mempersiapkan diri menghadapi Asian Games di Aichi-Nagoya yang akan dihelat September 2026. Ajang tersebut dinilai lebih relevan karena sudah menerapkan kelas baru sesuai standar Olimpiade.

"Target kita di tahun ini, dan target pemerintah kepada angkat besi itu berharap di Asian Games," tegas Pura Darmawan terkait alasan prioritas pengiriman atlet tahun ini.

Sebagai perbandingan teknis, berikut adalah perbedaan pembagian kelas yang menjadi dasar pertimbangan PB PABSI:

Dengan absennya Indonesia di India, para lifter andalan seperti Rizki Juniansyah dan pemegang medali emas Asian Games 2022, Rahmat Erwin Abdullah, diharapkan memiliki waktu pemulihan dan persiapan yang lebih panjang untuk mempertahankan supremasi angkat besi Indonesia di level kontinental pada September mendatang.