SPPG Bima Minta Maaf Usai Menu Gizi Siswa Difabel Viral di Media Sosial
Sumber Foto: detikcom
Sosial

SPPG Bima Minta Maaf Usai Menu Gizi Siswa Difabel Viral di Media Sosial

Portal News Day - Bima -

Video pemberian menu makan bergizi gratis (MBG) berupa sepotong jagung dan kacang untuk siswa difabel di Sekolah Luar Biasa (SLB) Baiturrahman Sondosia, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), viral di media sosial. Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Lala Shabyra Sondosia mengakui terjadi kekeliruan dan kelalaian dalam layanan tersebut.

Video menu MBG itu pertama kali diunggah akun Facebook Ayu Aryani Yakub yang diketahui merupakan guru di SLB Baiturrahman Sondosia. Unggahan tersebut kemudian ramai diperbincangkan warganet.

Baca juga: Murid PAUD Bima Dikeluarkan Usai Ibu Sindir MBG, Yayasan Buka Suara

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam video yang beredar, terlihat dua guru mereviu menu MBG yang disajikan oleh SPPG Lala Shabyra Sondosia. Menu yang ditunjukkan antara lain tiga biji kurma, sepotong jagung, lima biji kacang tanah, lima biji kedelai, kolak singkong, serta sebutir telur rebus yang terlihat kotor.

"Ini menu MBG dari SPPG Lala Shabyra Sondosia. Semoga ke depannya lebih sejahtera dan lebih baik, lebih amanah, supaya siswa semangat makan dan minumnya," kelakar guru dalam video dilihat detikBali, Kamis (12/3/2026).

ADVERTISEMENT

Merespons video tersebut, Kepala SPPG Lala Shabyra Sondosia, M Mukhlis Fadhilah menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh PIC sekolah dan penerima manfaat MBG yang dilayani pihaknya.

"Kami sampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya atas kekeliruan dan kelalaian dalam memberikan layanan," katanya.

Mukhlis juga menyampaikan apresiasi kepada PIC sekolah dan penerima manfaat yang terus memberikan kritik dan saran terhadap layanan SPPG Lala Shabyra Sondosia.

Baca juga: BGN Tutup 3 SPPG di Bima, 1 Diduga Milik Istri Jaksa

"Ini sebagai bahan kami untuk lakukan evaluasi dan perbaikan layanan yang berkelanjutan," aku dia.

Ia memastikan seluruh menu MBG yang disajikan pada Kamis (12/3/2026) akan ditarik kembali. Menu tersebut juga tidak akan dibebankan untuk dibayarkan oleh Badan Gizi Nasional.

"Kami anggap sebagai penyemangat berbagi dengan penerima manfaat. Menu yang kami tarik hari ini akan kami kirim besok hari Jumat dengan sistem rapelan dua hari," tandasnya.

Gelaran Forum Akselerator Negeri 2026

Gelaran Forum Akselerator Negeri 2026

(dpw/dpw)

...

siswa difabel bima menu bergizi sppg layanan gizi

Lihat lebih banyak