Spotify Wrapped 2025: Bad Bunny dan Taylor Swift Dominasi Tren Musik Global
Sumber Foto: RRI.co.id
Hiburan

Spotify Wrapped 2025: Bad Bunny dan Taylor Swift Dominasi Tren Musik Global

KBRN, Kupang : Rangkuman tahunan yang paling ditunggu pendengar layanan music streaming dunia, Spotify Wrapped 2025, kembali diterbitkan oleh Spotify, memberikan wawasan mengenai tren mendengarkan musik dari jutaan pengguna secara global. Dalam edisi tahun ini, terdapat kejutan substansial, mulai dari keberhasilan Bad Bunny mendominasi secara internasional hingga capaian Taylor Swift sebagai musisi yang paling banyak distreaming di Britania Raya.

Dalam skala global, Bad Bunny sekali lagi menegaskan posisinya sebagai ikon musik dunia. Dengan akumulasi lebih dari 19,8 juta pemutaran (streaming) dalam kurun waktu satu tahun, Bad Bunny berhasil meraih gelar sebagai artis dengan pendengar terbanyak di platform tersebut.

Album Bad Bunny yang sangat diakui, Debí Tirar Más Fotos, yang merupakan perayaan warisan musik Puerto Riko, berhasil menjadi album terlaris di seluruh dunia untuk tahun ini. Kesuksesan komersial ini juga mengantarkannya sebagai penampil utama dalam acara halftime show Super Bowl 2026.

Meskipun demikian, popularitas Bad Bunny tidak sepenuhnya merambah ke pasar Inggris. Di wilayah tersebut, Taylor Swift dinobatkan sebagai artis nomor satu tahun 2025, sebuah pencapaian yang melanjutkan momentum kesuksesan besar yang dimulai sejak dimulainya The Eras Tour.

Beralih ke kategori lagu, duet bernuansa retro dari Lady Gaga dan Bruno Mars, Die With A Smile, tercatat sebagai lagu yang paling sering diputar secara global. Kontras dengan tren global, para pendengar di Inggris justru memilih Ordinary milik Alex Warren sebagai lagu favorit mereka, sebuah lagu yang menduduki posisi puncak tangga lagu nasional selama 13 minggu berturut-turut.

Menariknya, sejumlah lagu lama menunjukkan dominasi dalam daftar tahunan tersebut. Sebagai contoh, Pink Pony Club, lagu rilis tahun 2020 dari Chappell Roan, muncul sebagai lagu keempat yang paling banyak didengarkan di Inggris pada tahun 2025.

Tren serupa juga terlihat di laporan global Spotify, Apple Music, dan YouTube. Di Inggris, album Short'n'Sweet milik Sabrina Carpenter menjadi album paling populer tahun ini, memicu kembali kesuksesan lagu-lagu seperti Taste, Espresso, dan Please Please Please. Meskipun demikian, album terbarunya, Man's Best Friend, gagal menembus daftar sepuluh besar.

Sementara itu, platform YouTube menunjukkan tren unik: obsesi besar terhadap serial animasi Netflix bergenre K-Pop, Demon Hunters. Empat lagu dari soundtrack-nya berhasil masuk dalam daftar sepuluh besar, dipimpin oleh lagu Golden dari Huntr/x.

Album soundtrack ini bahkan menjadi album terlaris kedua secara global di Spotify pada tahun 2025. Sejak kehadirannya pertama kali pada tahun 2016, Spotify Wrapped telah berevolusi menjadi sebuah fenomena budaya sekaligus alat pemasaran yang masif.

Program ini kini tidak hanya berfungsi untuk merangkum data, tetapi juga secara aktif membentuk perilaku mendengarkan para penggunanya. Antusiasme penggemar yang luar biasa membuat Spotify Wrapped edisi 2025 sukses memecahkan rekor yang signifikan.

Pihak Spotify mengklaim peluncuran Wrapped 2025 sebagai yang terbesar sepanjang sejarah mereka. Platform streaming musik tersebut mencatat bahwa Wrapped 2025 telah diakses oleh lebih dari 200 juta pengguna aktif hanya dalam 24 jam pertama.

Angka ini menunjukkan peningkatan kecepatan akses yang dramatis; sebagai perbandingan, tahun sebelumnya, Wrapped memerlukan waktu 62 jam untuk menjangkau jumlah pengguna yang sama (200 juta). Hal ini menyiratkan bahwa jumlah pengguna yang mengakses Spotify Wrapped tahun ini mengalami peningkatan sebesar 19% dibandingkan dengan tahun sebelumnya. (AK)