Sentimen Positif Pasar Asia Pasca Sinyal Pemangkasan Suku Bunga Fed
Poin Penting
Sinyal dari Presiden Fed New York bahwa pemangkasan suku bunga ketiga dapat terjadi tahun ini memicu kenaikan pasar Asia.
Futures Fed kini memperkirakan peluang 70% pemotongan 25 bps pada rapat 9–10 Desember.
S&P/ASX 200 Australia dibuka naik 1,08%; saham Qube melonjak hampir 20% setelah tawaran akuisisi A$11,6 miliar.
Hang Seng futures naik 1,27%; pasar Jepang tutup karena hari libur publik.
SINGAPURA, investortrust.id - Pasar Asia-Pasifik diperkirakan memulai pekan ini dengan penguatan setelah Presiden Federal Reserve New York memberi sinyal bahwa pemangkasan suku bunga ketiga dapat terjadi tahun ini.
Pada Jumat lalu, Presiden Fed New York John Williams menyatakan bahwa The Fed dapat menurunkan suku bunga acuannya dari level saat ini karena pelemahan pasar tenaga kerja menimbulkan risiko ekonomi yang lebih besar dibanding inflasi yang lebih tinggi.
The Fed hanya memiliki satu rapat tersisa untuk 2025, yang akan digelar pada 9–10 Desember. Target suku bunga saat ini berada di kisaran 3,75% hingga 4,00%.
Kontrak futures Fed funds kini memperkirakan sekitar 70% peluang pemotongan seperempat poin, menurut CME FedWatch.
Dikutip dari CNBC, indeks S&P/ASX 200 Australia, Senin (24/11/2025), dibuka naik 1,08%, rebound setelah turun 1,59% pada Jumat. Saham perusahaan logistik Qube melonjak hampir 20% setelah Macquarie Asset Management mengajukan tawaran senilai 11,6 miliar dolar Australia (US$7,49 miliar) untuk mengakuisisi perusahaan tersebut.
Futures indeks Hang Seng Hong Kong berada di level 25.541, sekitar 1,27% lebih tinggi dari penutupan terakhir HSI di 25.220,02.
Pasar Jepang tutup karena hari libur nasional.




