Sekda Jateng Apresiasi Pameran Lukisan Difabel di Semarang
Sekda Jateng Apresiasi Pameran Lukisan Difabel di Semarang
Pewarta: Hendry Prasetiyo
23 Februari 2026, 10:20
Share
Semarang, MCI News – Seniman penyandang disabilitas yang tergabung dalam komunitas Roemah Difabel mengikuti pameran lukisan bertema “Aku Ada, Aku Berkarya, Aku Setara” di kantor Alliance Française Semarang. Penutupan kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, Sabtu (21/02/2026) seperti yang dikutip di website humas.jatengprov.go.id.
Dalam kesempatan itu, Sumarno menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pameran yang dinilai memberi ruang ekspresi bagi penyandang disabilitas. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, kata dia, mendukung penuh berbagai kegiatan yang memfasilitasi pengembangan potensi difabel.
“Difabel bukan untuk dikasihani, tetapi difasilitasi,” ucapnya.
Ia menilai pameran lukisan menjadi media penting untuk menyalurkan bakat dan minat para difabel sekaligus meningkatkan kepercayaan diri mereka di ruang publik. Karena itu, kegiatan serupa diharapkan dapat terus diperluas dan dipromosikan secara lebih masif agar menjangkau masyarakat luas.
Sumarno juga mendorong berbagai pihak, termasuk lembaga budaya dan komunitas seni, untuk membuka ruang kolaborasi yang inklusif. Menurutnya, dukungan lintas sektor akan memperkuat ekosistem kreatif bagi penyandang disabilitas di Jawa Tengah.
Pimpinan Alliance Française Semarang, Kiki Martaty, menjelaskan lembaganya berkomitmen menghadirkan seni sebagai bahasa universal untuk menjembatani perbedaan. Melalui semangat tersebut, pihaknya memberikan ruang kepada Roemah Difabel untuk menggelar pameran lukisan.
Ia menuturkan kegiatan ini dibuka oleh Duta Besar Prancis untuk Indonesia pada Rabu (11/02/2026) dan ditutup Sabtu (21/02/2026). Selama pameran berlangsung, karya para seniman difabel mendapat perhatian dan apresiasi dari pengunjung.
Ketua Yayasan Difabel Indonesia, Hidayah Ratna, menyampaikan terima kasih atas dukungan pemerintah terhadap pengembangan minat dan bakat penyandang disabilitas.
“Ini merupakan momentum untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian terhadap difabel,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, para seniman difabel berharap semakin banyak ruang inklusif yang membuka kesempatan setara bagi mereka untuk berkarya dan berpartisipasi aktif dalam kehidupan sosial budaya.
Hendry Prasetiyo
Dibaca : 6
Tag Berita
Alliance Française Semarang
Hidayah Ratna
Jawa Tengah
pameran lukisan difabel
Roemah Difabel
seni inklusif
Sumarno




