Rumah Singgah Denpasar Siapkan Konsultasi untuk Perempuan dan Penanganan Stunting
Sumber Foto: ANTARA News Bali
Lifestyle

Rumah Singgah Denpasar Siapkan Konsultasi untuk Perempuan dan Penanganan Stunting

Denpasar (ANTARA) - Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Denpasar menjadikan Rumah Singgah sebagai ruang konsultasi dan edukasi bagi perempuan serta tempat bermain bagi anak.

"Masyarakat Denpasar punya tempat pelayanan yang ramah untuk perempuan dan anak khususnya untuk kesehatan mental. Harapannya, Rumah Singgah ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat Denpasar," kata Ketua TP PKK Kota Denpasar Sagung Antari Jaya Negara didampingi Sekretaris I TP PKK Kota Denpasar Ayu Kristi Arya Wibawa saat meninjau Rumah Singgah tersebut di Denpasar, Bali, Kamis.

Sementara itu, Kepala Dinas DP3AP2KB Kota Denpasar I Gusti Agung Sri Wetrawati menyatakan kehadiran Rumah Singgah merupakan satu upaya Pemkot Denpasar memberikan rasa aman bagi perempuan dan anak.

Ia menjelaskan jika terdapat anak-anak dengan gejala kurang gizi di Denpasar juga akan diarahkan ke Rumah Singgah dalam penanganan.

Dalam hal ini, orang tua dapat berkonsultasi lebih intensif tentang stunting di Rumah Singgah.

Ia mengatakan Rumah Singgah akan dilengkapi dengan ahli gizi, dokter, psikolog, dan lainnya.

Selain menangani kasus stunting, Rumah Singgah juga memfasilitasi pendampingan psikolog, terutama terkait kesehatan mental.

"Kita tahu bahwa kasus bunuh diri di Bali sekarang ini paling tinggi di Indonesia. Misalnya, jika di sekolah dan di masyarakat ditemukan keluarga yang menunjukkan gejala gangguan depresi dia bisa dirujuk ke sini. Atau juga bisa melalui link Denpasar Menyama Bagia," katanya.

Selain peninjauan Rumah Singgah, pada kesempatan itu Ketua TP PKK Denpasar dan rombongan meninjau pelaksanaan kegiatan Gebyar Pelayanan KB dan konseling gratis bagi warga Denpasar.

"Pelayanan KB hari ini hasil kerja sama Pemkot Denpasar dengan BKKBN Provinsi Bali. Ini dilaksanakan sebagai upaya juga untuk menciptakan pertumbuhan penduduk yang seimbang di Kota Denpasar," katanya.

Editor : Dewa Ketut Sudiarta Wiguna

COPYRIGHT © ANTARA 2026