Rapat Kerja Gerbang Tani PBD Perkuat Sinergitas Program Pertanian dan Perikanan
Sumber Foto: Koreri
Gerbang Berita

Rapat Kerja Gerbang Tani PBD Perkuat Sinergitas Program Pertanian dan Perikanan

Gerakan Kebangkitan Petani dan Nelayan Indonesia (Gerbang Tani) Provinsi Papua Barat Daya (PBD) mengadakan Rapat Kerja (Raker) Strategis pada Senin, 26 Januari 2026. Raker ini bertujuan untuk menyusun program kerja tahun 2026 dan memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan pusat, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Pertemuan yang dihadiri oleh Ketua DPW PKB PBD, Abdullah Gazam, pengurus Gerbang Tani, pengurus DPW PKB, anggota DPRK Sorong, serta para petani, menjadi langkah penting dalam menyelaraskan kebijakan dan aksi di sektor pertanian, perikanan, dan kelautan. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah tersebut.

Kolaborasi Lintas Sektor

Raker ini menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menghadapi tantangan lokal, seperti akses pasar, modernisasi alat produksi, dan keterbatasan infrastruktur. Para peserta sepakat bahwa kerjasama dengan pemerintah daerah dan instansi pusat sangat diperlukan untuk memaksimalkan dampak program di tingkat tapak.

Dalam dialog intensif, berbagai program prioritas dibahas, termasuk peningkatan produktivitas pertanian, pengembangan perikanan dan usaha nelayan, serta pemberdayaan kelompok tani dan nelayan melalui pelatihan dan pendampingan teknis.

Pendukung Modernisasi Pertanian

Diskusi juga menekankan perlunya dukungan alat dan mesin pertanian (alsintan) serta teknologi perikanan untuk meningkatkan efisiensi produksi dan daya saing komoditas lokal. Sebelumnya, pemerintah daerah telah mendukung modernisasi pertanian melalui pendistribusian alsintan ke kelompok tani di sejumlah kabupaten/kota di PBD.

Ketua Gerbang Tani PBD, Yustanto, juga menegaskan pentingnya sinergi antara Gerbang Tani dengan pemerintah daerah dalam merealisasikan program kerja. Ia menyampaikan bahwa kerjasama ini bertujuan untuk memperluas akses modal, memperkuat kelembagaan kelompok, dan menyinkronkan rencana program dengan kebijakan pembangunan daerah.

Komitmen Pemerintah Provinsi

Pemerintah Provinsi menegaskan komitmennya terhadap percepatan ketahanan pangan dan pengembangan ekonomi perairan. Program yang dirancang diharapkan mendapatkan dukungan anggaran dan akses teknis dari berbagai tingkat pemerintahan.

Peserta rapat juga menyoroti pentingnya keterlibatan pemerintah pusat melalui kementerian terkait, seperti Kementerian Pertanian dan Kementerian Kelautan dan Perikanan. Dukungan berkesinambungan dari kementerian ini diharapkan mencakup penyediaan benih unggul, sarana budidaya, dan peningkatan kapasitas kelompok nelayan melalui teknologi ramah lingkungan dan akses pasar yang lebih luas.

Rekomendasi Strategis

Raker ini menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis, antara lain:

  • Penyusunan program kerja terpadu yang memadukan sektor pertanian dan perikanan untuk ketahanan pangan serta pertumbuhan ekonomi lokal.
  • Penguatan kelembagaan kelompok tani dan nelayan melalui pendampingan teknis yang berkelanjutan.
  • Peningkatan sinergi kebijakan dan dukungan anggaran antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, dan pemangku kepentingan lainnya.

Raker ditutup dengan komitmen bersama untuk menjadikan PBD sebagai daerah yang mandiri dalam sektor agraria dan perikanan, serta sebagai contoh sinergi efektif antara Gerbang Tani dengan aparatur pemerintahan dalam mencapai pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.