Program MBG Berpotensi Gerus Dukungan Prabowo di Pilpres 2029
Nasional

Program MBG Berpotensi Gerus Dukungan Prabowo di Pilpres 2029

Portal News Day - MAKASSAR, FAJAR – MBG jalan terus. Suara kritis diabaikan. Ini bisa membawa konsekuensi elektorat.

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digencarkan oleh Presiden Prabowo Subianto kini mendapat respons negatif dari banyak masyarakat. Bukan karena tujuannya, tetapi dalam pelaksanaannya.

Di sejumlah daerah, termasuk di Sulsel, banyak dapur MBG yang menyajikan makanan tidak layak. Bahkan jauh dari kata bergizi. Sajian alakadarnya yang tidak mempertimbangkan gizi anak-anak, dianggap sebagai hal yang tidak layak dilakukan.

Mengingat, program ini tidak berjalan gratis dan pelaksanaannya memang terkesan tidak memenuhi unsur gizi. Jika terus dipaksakan dan programnya terus dicela, bukan tidak mungkin akan menggerus suara Prabowo pada Pilpres 2029.

“Mungkin tujuan Pak Presiden baik, ya, supaya pemenuhan gizi anak-anak sekolah ini terjamin. Namun, pada kenyataannya, kan, tidak,” papar pengamat politik Universitas Hasanuddin (Unhas), Endang Sari, Kamis, 26 Februari 2026.

Jika tidak ingin jadi tumbal politik, evaluasi sudah harus dilakukan. MBG bukan sekadar berkaitan dengan kebutuhan gizi anak saja, tetapi juga citra pemerintah yang dianggap gagal dalam merealisasikan program populis yang dianggap strategis.

“Penyajian yang tidak layak, misalnya jeruk yang masih hijau, dipadukan dengan kurma beberapa biji, roti seribu rupiah di toko kelontong, ini, kan, jauh dari harapan,” ujarnya kepada FAJAR.

Pemerintah sudah harus turun tangan untuk mengevaluasi hal ini. Jika melihat laporan dari Badan Gizi Nasional (BGN), semuanya terlihat baik-baik saja, namun pelaksanaannya di daerah justru jauh dari apa yang dilaporkan.

You can share this post!