Prabowo Subianto Targetkan Batam Sebagai Gerbang Ekonomi Dunia
Portal News Day - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mengungkapkan keinginan Presiden Prabowo Subianto untuk menjadikan Batam sebagai gerbang ekonomi dunia. Hal ini menjadi perhatian pemerintah dalam meningkatkan posisi Batam di kancah internasional.
Awal Kejadian
Dalam pernyataannya pada malam perayaan Tahun Baru Imlek 2026 di Batam, AHY menyatakan bahwa di bawah kepemimpinan Prabowo, Batam diharapkan menjadi salah satu laboratorium ekonomi, tidak hanya di Asia Tenggara tetapi juga di dunia. Ia menekankan pentingnya pengembangan sektor ekonomi, bisnis, dan pariwisata di Batam untuk mencapai tujuan tersebut.
Perkembangan
AHY juga menyoroti kawasan perdagangan bebas (free trade zone/FTZ) di Batam yang dianggap dapat mendatangkan investasi dan meningkatkan kekuatan ekonomi nasional. Ia menyatakan bahwa hilirisasi industri menjadi fokus utama untuk menciptakan nilai tambah dari sumber daya alam Indonesia. Selain itu, Staf Khusus Menteri Investasi dan Hilirisasi, Sona Maesana, menambahkan bahwa Batam memiliki posisi strategis sebagai pintu gerbang investasi dengan kontribusi signifikan terhadap investasi nasional.
Kondisi Terakhir
Sepanjang 2020 hingga Semester I 2025, Batam berkontribusi 1,67 persen terhadap total investasi nasional dengan pertumbuhan rata-rata mendekati 9 persen per tahun. Singapura menjadi negara yang paling banyak melakukan investasi asing langsung di Batam, menyumbang 58,42 persen dari total investasi. Batam juga memiliki empat Kawasan Ekonomi Khusus yang semakin memperkuat posisinya sebagai pusat manufaktur dan data digital.




