Prabowo: Program Makan Bergizi Gratis Terus Berjalan di Sumbar dan Aceh
Sumber Foto: Liputan6.com
Nasional

Prabowo: Program Makan Bergizi Gratis Terus Berjalan di Sumbar dan Aceh

Perbesar

Ketik

Cari

Paling sering ditanyakan

Berapa jumlah penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG) saat ini?

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menegaskan sikapnya untuk bekerja bagi seluruh masyarakat Indonesia. Termasuk mereka yang tidak memilihnya saat Pilrpes 2024.

Prabowo juga memastikan seluruh program-program pemerintah akan terasa manfaatnya untuk semua daerah dan rakyat.

"Intinya, saya dipilih, sekarang saya akan bekerja untuk seluruh rakyat Indonesia. Saya tidak akan tanya, ini gubernurnya partai mana, gitu kan? Dulu milih calon nomor 1, nomor 2, nomor 3, saya enggak akan tanya," kata Prabowo saat memberikan taklimat dalam Rakornas pemerintah pusat dan daerah di Sentul, Jawa Barat, Senin (2/2/2026).

Prabowo mencontohkan program makan bergizi gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih yang tetap dijalankan di Sumatra Barat dan Aceh. Meskipun Prabowo kalah di daerah tersebut pada Pilpres 2024.

Selain itu, Prabowo menekankan pemerintah tetap melakukan rehabilitasi serta pembangunan di Sumatra Barat dan Aceh.

"Buktinya, saya kalah di Sumatera Barat, benar? Tapi tetap MBG sampai ke Sumatera Barat. Tetap Koperasi Merah Putih, tetap kita bangun, kita rehabilitasi Sumatera Barat," tuturnya.

"Saya juga kalah di Aceh, kan? Tapi tetap kita bangun Aceh habis-habisan," sambungnya.

Mantan Menteri Pertahanan ini menuturkan, kalah dan menang dalam pemilihan umum merupakan hal biasa. Prabowo menekankan seorang pemimpin tidak boleh sakit hati dan harus mengabdi untuk seluruh bangsa dan rakyat Indonesia.

"Tidak boleh ada permusuhan, tidak boleh ada sakit hati. Kalah menang biasa, karena kita mengabdi untuk bangsa dan rakyat Indonesia," ujar Prabowo.

Prabowo Bangga MBG Ciptakan 1 Juta Lapangan Kerja

Presiden Prabowo Subianto memamerkan, capaian program Makan Bergizi Gratis (MBG) saat ini telah menjangkau sekitar 60 juta penerima manfaat per hari. Prabowo menargetkan angka tersebut akan meningkat menjadi 82 juta penerima paling lambat Desember 2026.

Hal itu disampaikan Prabowo saat memberikan arahan dalam Taklimat Rakornas Kepala Daerah 2026, Senin (2/2/2026).

"Saudara-saudara MBG kita sudah sampai 60 juta hari ini, kita akan mencapai 82 juta paling lambat desember 2026 paling lambat," ujar Prabowo.

Menurut dia, hingga kini sudah terdapat 22.275 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang beroperasi, sementara 13.829 dapur lainnya masih dalam proses penilaian dan pengajuan.

Prabowo juga mengaku bangga karena lebih dari 22 ribu dapur MBG yang telah beroperasi mampu menciptakan sekitar satu juta lapangan kerja. Ia menyebut, setiap dapur rata-rata menyerap sekitar 50 tenaga kerja yang telah menerima gaji.

“Dengan 22.275 dapur saja sekarang kita sudah menciptakan lapangan kerja satu juta, dan 22 ribu kali 50 orang yang digaji setiap hari. Sudah kita ciptakan lapangan kerja satu juta dan 22 dapur itu membutuhkan pemasok, tomat, wortel, sayur, telor, ikan, ayam, daging dan sebagainya.” ucapnya.

Menurut Prabowo, jika program MBG mencapai target 82 juta penerima manfaat, maka potensi lapangan kerja yang tercipta diperkirakan mencapai 3 hingga 5 juta orang.

"Di tiap desa, tiap dapur menimbulkan pemasok bisa sampai 10 bisa sampai 20 orang itu nanti diujungnya 82 juta, kita akan menciptakan 3 sampai 5 juta lapangan kerja saudara-saudara," imbuhnya.