PLN Perluas Infrastruktur Kendaraan Listrik di Lampung dengan Penambahan SPKLU
Bandar Lampung – PT PLN (Persero) terus berkomitmen dalam mempercepat adopsi kendaraan listrik di Indonesia dengan menambah Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPKLU) di Provinsi Lampung. Penambahan ini bertujuan untuk memudahkan pengguna kendaraan listrik dalam mengisi ulang energi di wilayah tersebut.
General Manager PLN UID Lampung, I Gede Agung Sindu Putra, menjelaskan bahwa melalui program Electrifying Lifestyle, PLN mengajak masyarakat untuk beralih menggunakan peralatan berbasis listrik, termasuk kendaraan listrik. Ini sejalan dengan arahan pemerintah untuk mempercepat transisi dari energi fosil ke energi listrik yang lebih ramah lingkungan.
“PLN berkomitmen untuk mendorong pertumbuhan penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB). Energi listrik merupakan energi yang bersih dan tanpa polusi, sehingga kendaraan listrik menjadi pilihan yang tepat saat ini,” ungkap Sindu.
Dalam upaya mendukung ekosistem kendaraan listrik, PLN menambah infrastruktur SPKLU di berbagai daerah, termasuk di Lampung. Hal ini diharapkan dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat yang ingin beralih ke kendaraan listrik terkait akses pengisian energi.
“Penambahan titik lokasi SPKLU ini merupakan langkah kami dalam mendorong masyarakat beralih dari kendaraan berbahan bakar fosil ke kendaraan listrik yang lebih bersih dan ramah lingkungan,” tambahnya.
Sebagai pintu gerbang Pulau Sumatera, PLN menilai perluasan titik SPKLU sangat penting untuk mengantisipasi meningkatnya minat masyarakat terhadap kendaraan listrik, terutama dengan adanya akses jalan Tol Trans Sumatera.
Baru-baru ini, PLN UID Lampung telah mengoperasikan satu titik SPKLU di El’s Coffee Roastery, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandar Lampung, yang diresmikan pada tanggal 29 November. Rencananya, pada bulan Desember, PLN akan menambah satu titik lagi di Rest Area Tol Trans Sumatera KM 49A. Ini merupakan kelanjutan dari pengoperasian SPKLU pertama di Rest Area Tol Trans Sumatera KM 20 B yang telah dibuka tahun lalu.
Dengan penambahan ini, total SPKLU di Indonesia kini mencapai 219 unit yang tersebar di 185 lokasi, termasuk 60 unit yang dimiliki PLN di 45 lokasi di 21 kota. PLN juga sedang dalam proses pembangunan 54 unit SPKLU tambahan di 21 kota.
PLN tidak hanya fokus pada peningkatan jumlah SPKLU, tetapi juga meningkatkan layanan melalui aplikasi PLN Mobile. Aplikasi ini kini memiliki fitur terbaru yang memungkinkan pengguna kendaraan listrik untuk menemukan lokasi SPKLU terdekat dan melakukan transaksi dengan lebih mudah.
“Fitur pada aplikasi PLN Mobile kini terintegrasi dengan aplikasi Charge In, memberikan kenyamanan bagi pengguna kendaraan listrik dalam mencari lokasi SPKLU dan melakukan transaksi dengan fintech Link Aja,” pungkas Sindu.




