PlayStation Portal: Kelebihan Cloud Gaming Terhalang Pengisian Baterai Lambat
Sumber Foto: Mureks
Portal Utama

PlayStation Portal: Kelebihan Cloud Gaming Terhalang Pengisian Baterai Lambat

Sabtu, 17 Januari 2026 – Perangkat genggam PlayStation Portal telah menjadi penyelamat bagi banyak penggemar game, terutama selama periode liburan panjang. Rob Dwiar, seorang jurnalis game, membagikan pengalamannya selama tiga minggu liburan, di mana PlayStation Portal menjadi satu-satunya aksesnya untuk bermain game. Meskipun perangkat ini telah meningkatkan kecintaannya pada gaming portabel, satu kekurangan besar masih menjadi ganjalan: waktu pengisian daya baterainya yang lambat.

Transformasi PlayStation Portal di Tahun 2025

Sejak diluncurkan pada akhir 2023, PlayStation Portal telah menunjukkan potensinya. Namun, menurut Dwiar, pembaruan transformatif yang dirilis pada tahun 2025 benar-benar mengubah perangkat ini menjadi alat cloud gaming yang luar biasa. Pembaruan tersebut meningkatkan kemampuan perangkat genggam ini ke level baru, memperluas pilihan game yang dapat diakses pengguna.

Baca Juga:

Hypernet Technologies Perkenalkan JOKO AI, Agen Cerdas Otomatisasi Konfigurasi Jaringan Bisnis via Chat

Google Gemini Resmi Gantikan Assistant di Android, Hadirkan Fitur Personal Intelligence Lebih Cerdas

Lenovo Xiaoxin Pro 16 2026 Resmi Meluncur: Laptop AI Performa Tinggi dengan Chip Intel 18A

Artikel informatif lainnya dapat dibaca melalui Mureks. mureks.co.id

Selama liburan, Dwiar memanfaatkan kedua mode bermain yang tersedia: remote play dan cloud streaming. Ia menghabiskan berjam-jam bermain game setiap hari, menikmati fleksibilitas yang ditawarkan Portal. Sebelumnya, saat bepergian, ia harus memastikan pintu unit TV di rumahnya terbuka agar PlayStation 5 Pro miliknya tidak kepanasan saat sesi remote play. Namun, dengan kemampuan cloud streaming, kekhawatiran itu sirna. Ia kini dapat mengakses game-game miliknya sendiri, ditambah seluruh pustaka cloud PS Plus Premium, hanya melalui koneksi internet.

Beberapa judul yang dimainkan Dwiar melalui cloud streaming antara lain The Witcher 3: Wild Hunt dan Control: Ultimate Edition. Ia juga memulai sesi tahunan The Last of Us Part I, sementara Horizon Zero Dawn Remastered dimainkan melalui remote play. Kemampuan tambahan ini membuat Portal menjadi lebih nyaman untuk memainkan kembali judul-judul favorit, bahkan saat jauh dari konsol utama.

Kelemahan Fatal: Pengisian Baterai yang Lambat

Meskipun banyak pujian, Dwiar tidak menampik adanya satu kekurangan signifikan yang terus mengganggunya: pengisian daya baterai. Ia menjelaskan bahwa meskipun daya tahan baterai secara keseluruhan cukup “andal” untuk sesi bermainnya, kecepatan pengisiannya “sangat lambat”.

Catatan Mureks menunjukkan, Dwiar membutuhkan waktu sekitar dua setengah jam, bahkan terkadang lebih lama, untuk mengisi daya Portal dari hampir kosong hingga 100 persen. Mengingat sesi bermainnya selama liburan sering kali menguras baterai hingga sekitar 50 persen, ia harus merencanakan secara spesifik kapan dan di mana perangkat itu akan diisi daya agar tidak terganggu dan siap untuk sesi bermain berikutnya. Hal ini kontras dengan teknologi pengisi daya ultra-cepat yang kini umum ditemukan pada ponsel, laptop, dan perangkat lain, termasuk pengisi daya GaN.

Dwiar berharap, jika Sony merilis revisi perangkat ini di masa depan, peningkatan baterai dengan waktu pengisian yang jauh lebih cepat – idealnya dengan fungsi pengisian cepat khusus – harus menjadi prioritas utama. Ini akan semakin menyempurnakan perangkat yang sudah brilian ini.

Perlu dicatat bahwa tahun 2025 juga menjadi saksi peluncuran perangkat genggam khusus dari kompetitor seperti Xbox dan Nintendo. Sementara itu, seorang manajer senior Sony sebelumnya menyatakan bahwa PlayStation Portal kini menjadi perangkat yang paling banyak digunakan untuk fitur Remote Play PS5, mengungguli PC, PS4, PS5, dan perangkat seluler.

Cloud Gaming PlayStation 5 PlayStation Portal Sony