PINTU Luncurkan Fitur Kelas di Pintu Academy untuk Tingkatkan Literasi Crypto di Indonesia
Kementerian Perdagangan Republik Indonesia menekankan pentingnya edukasi dan literasi dalam berinvestasi, terutama pada aset cryptocurrency yang semakin populer. Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan, mengingatkan bahwa investasi dalam aset crypto memiliki risiko yang tinggi dan nilai yang sangat volatile. Oleh karena itu, pemahaman yang baik mengenai manfaat, potensi, dan risiko investasi crypto sangat diperlukan.
Menanggapi hal tersebut, PT Pintu Kemana Saja, yang dikenal dengan aplikasi PINTU, meluncurkan fitur baru bernama "Kelas" di Pintu Academy. Fitur ini dirancang untuk memberikan informasi yang komprehensif mengenai cryptocurrency dan teknologi blockchain, khususnya bagi pengguna dan investor yang baru memasuki dunia crypto.
Chief Marketing Officer PINTU, Timothius Martin, menjelaskan bahwa fitur "Kelas" ini menyediakan materi pembelajaran berbasis kurikulum yang dapat diakses secara gratis melalui aplikasi PINTU atau website resmi. Setiap materi pembelajaran memiliki durasi kurang dari satu jam, sehingga memudahkan pengguna untuk belajar secara mandiri.
"Kami berkomitmen untuk meningkatkan edukasi dan pemahaman masyarakat tentang investasi crypto di Indonesia. Dengan meningkatnya jumlah investor crypto, penting untuk memberikan edukasi yang tepat agar mereka dapat menjadi investor yang bertanggung jawab dan terhindar dari risiko," tambah Timo.
Berdasarkan data dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), hingga akhir November 2022, terdapat 16,55 juta investor crypto di Indonesia, dengan peningkatan 48,7% dari tahun sebelumnya. Mayoritas investor tersebut adalah kaum milenial berusia antara 18 hingga 30 tahun.
Menurut Timo, kemudahan dalam mengakses investasi crypto membuat aset ini semakin diminati oleh masyarakat. PINTU berkomitmen untuk menyediakan edukasi berkualitas agar generasi muda dapat berinvestasi dengan lebih baik. "Kami yakin fitur Kelas di Pintu Academy dapat menjadi pilihan utama untuk meningkatkan literasi mengenai crypto dan blockchain di Indonesia," tutupnya.




