Jakarta (Pinmas) - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati agar tidak terjerumus dalam pemahaman agama yang ekstrem. Dia menekankan bahaya dari dua kutub ekstrem, yaitu ekstrem kanan dan ekstrem kiri, yang dapat mempengaruhi cara pandang dan tindakan individu dalam beragama.
Menteri Lukman menegaskan pentingnya moderasi dalam beragama untuk menjaga harmoni dan toleransi di tengah masyarakat yang majemuk. Penekanan ini bertujuan untuk mencegah radikalisasi serta menjaga kesatuan dan persatuan bangsa.
Dalam konteks ini, moderasi beragama menjadi kunci dalam menciptakan masyarakat yang rukun dan damai. Masyarakat diimbau untuk memahami ajaran agama secara komprehensif tanpa terjebak dalam paham yang ekstrim.
Melalui langkah-langkah tersebut, diharapkan masyarakat dapat menjalankan ajaran agamanya dengan bijak dan tidak terjerumus dalam paham yang dapat memecah belah.