Peran Strategis Indonesia-Polandia dalam Memperkuat Kerja Sama ASEAN-Uni Eropa
Jakarta - Wakil Menteri Luar Negeri Polandia, Władysław Teofil Bartoszewski, menegaskan bahwa hubungan bilateral antara Indonesia dan Polandia dapat menjadi jembatan untuk memperkuat kerja sama antara ASEAN dan Uni Eropa (EU).
Dalam pernyataannya kepada media di Kedutaan Besar Polandia di Jakarta, Kamis, Bartoszewski menyatakan, "Cara terbaik untuk menguatkan hubungan antara ASEAN dan EU adalah dengan memperkuat hubungan antara dua negara anggotanya yang memiliki peran besar di organisasi." Ia menambahkan bahwa meskipun hubungan antara Indonesia dan Polandia saat ini sudah baik, upaya untuk terus meningkatkan hubungan tersebut harus dilakukan.
Bartoszewski juga menekankan bahwa baik Indonesia maupun Polandia merupakan anggota aktif dengan pengaruh signifikan di ASEAN dan EU. Indonesia, sebagai negara terbesar di ASEAN, memiliki keunggulan dalam aspek wilayah, ekonomi, dan populasi, sementara Polandia termasuk dalam lima negara terbesar di Uni Eropa.
Wamenlu Polandia menjelaskan bahwa Polandia menjalin kerja sama di tingkat EU melalui berbagai jalur, termasuk “Segitiga Weimar” bersama Prancis dan Jerman, di mana Polandia terus melakukan interaksi yang intensif. Selain itu, Polandia juga meningkatkan kerja sama bilateral dengan negara-negara EU lainnya, seperti Spanyol dan Italia, serta dengan Inggris yang sebelumnya merupakan anggota EU.
"Dengan cara-cara inilah kami berbicara atas nama Eropa," ungkap Bartoszewski. Meskipun Indonesia dan Polandia tidak secara langsung mewakili ASEAN dan EU dalam hubungan bilateral mereka, ia sepakat bahwa kedua negara harus memperkuat peran di organisasi masing-masing.
Wamenlu Polandia juga mencatat bahwa meskipun ASEAN bersifat lebih longgar secara institusional dibandingkan dengan EU, kedua organisasi memiliki nilai dan pendekatan serupa untuk kepentingan anggotanya. Oleh karena itu, kerja sama antara keduanya tetap dianggap penting.
Ia optimistis bahwa kerja sama antara Indonesia dan Polandia akan semakin intensif, terutama dengan kemajuan ekonomi yang pesat yang dialami kedua negara dalam beberapa tahun terakhir. Hal ini diperkuat dengan penandatanganan Kesepakatan Kemitraan Ekonomi Komprehensif (I-EU CEPA) antara Indonesia dan Uni Eropa, yang diharapkan akan mempermudah perdagangan antara kedua pihak setelah perjanjian tersebut berlaku.




