Penjelasan Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Barat Terkait Genangan Akibat Pembangunan Pintu Air
Jakarta (ANTARA) - Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Barat memberikan penjelasan mengenai genangan yang terjadi di RW 06 Cengkareng Barat. Genangan ini diakibatkan oleh pembangunan pintu air Kali Apuran, yang merupakan bagian dari proyek Polder Pedongkelan untuk pengendalian banjir.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Suku Dinas SDA Jakarta Barat, Mustajab, menjelaskan bahwa proyek tersebut bertujuan untuk mengalirkan air dari Saluran Penghubung (Phb) Sumur Bor ke Kali Mookervart. Dalam pelaksanaannya, sebagian aliran sungai memang harus ditahan sementara untuk memungkinkan konstruksi dilakukan.
"Metode pembangunan pintu air ini memang mengharuskan pekerja untuk menahan sebagian aliran sungai agar area di bawah jembatan bisa kering. Sebagian kali dibendung untuk mengerjakan konstruksi bawah, sedangkan air dari hulu disedot dengan pompa berkapasitas 1.000 liter per detik," ungkap Mustajab saat dikonfirmasi di Jakarta, Minggu.
Mustajab juga menegaskan bahwa pihaknya sedang berupaya menindaklanjuti dampak dari luapan air yang dirasakan warga sekitar proyek. "Kami berkoordinasi dengan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) untuk menangani masalah ini," tambahnya.
Warga RW 06 Kelurahan Cengkareng Barat telah mengeluhkan genangan yang tidak kunjung surut akibat proyek tersebut. Genangan yang mencapai ketinggian 10 hingga 20 sentimeter telah terjadi selama tiga minggu terakhir. Ketua RW 06, Suroto, menyatakan bahwa meskipun pihaknya mendukung proyek pembangunan pintu air sebagai solusi untuk mengatasi banjir, dampak dari pembangunan yang membendung saluran air ini tetap dirasakan oleh sejumlah RT di wilayahnya.
"Genangan akan semakin parah ketika hujan deras, seperti yang terjadi pada Sabtu (1/5). Kami tidak menghalangi adanya konstruksi, tetapi penting bagi kami agar warga tidak terdampak negatif dari proyek ini," kata Suroto.
Sebagai pengurus RW, Suroto menegaskan bahwa mereka telah mengadukan masalah ini kepada pihak terkait agar segera diatasi.




