Penjelasan Padre Marco tentang Pintu Suci dalam Tahun Yubileum 2025
Vatikan, benang.id – Paus Fransiskus, sebagai pemimpin tertinggi Gereja Katolik, akan secara resmi membuka Tahun Yubileum 2025 di Vatikan dengan meresmikan pembukaan Holy Door (Pintu Suci) pada hari Selasa, 24 Desember 2024.
Apa itu Pintu Suci?
Menurut Pastor Markus Solo Kewuta SVD dari Dikasteri Dialog Antarumat Beragama Vatikan, Pintu Suci adalah pintu basilika yang tertutup dan hanya dibuka pada saat perayaan Yobel. Sejarah mencatat bahwa Pintu Suci pertama kali diciptakan di Basilika Santa Maria di Collemaggio di L’Aquila, Italia, yang didirikan pada tahun 1288. Gereja ini juga menjadi tempat dinobatkannya Paus Celestine V pada tanggal 29 Agustus 1294 dan dianggap sebagai simbol arsitektur daerah Abruzzo.
Pintu Suci di Basilika Utama Roma
Padre Marco menjelaskan bahwa terdapat empat basilika utama di Roma yang memiliki Pintu Suci, yaitu:
- Basilika Santo Petrus di Vatikan
- Basilika St Paulus luar Tembok
- Basilika St Yohanes Lateran
- Basilika Santa Maria Maggiore
Setiap Pintu Suci di basilika tersebut memiliki karakteristik yang unik, hasil karya dari berbagai pematung ternama.
Pintu Suci di Gereja Lain
Selain di basilika utama Roma, banyak gereja yang menjadi tujuan ziarah juga memiliki Pintu Suci yang disahkan oleh Paus, seperti Katedral Santiago de Compostela dan Katedral Notre-Dame de Québec. Di India, Pintu Suci di Katedral Hati Kudus di New Delhi dibuka pada 12 Desember 2015, bertepatan dengan dimulainya Yubileum Kerahiman.
Makna Spiritual Pintu Suci
Padre Marco menguraikan bahwa Pintu Suci melambangkan Kristus sebagai jalan menuju kebaikan. Dalam tradisi, Pintu Yobel diartikan sebagai jalan menuju keselamatan, di mana umat beriman ditawari kesempatan untuk mengampuni dosa dan menerima indulgensi penuh. Ritus pembukaan Pintu Suci adalah simbol dari tawaran spiritual ini.
Pembukaan Pintu Suci dalam Tradisi Yobel
Pembukaan Pintu Suci di Basilika Santo Petrus menandai dimulainya Tahun Yobel, diikuti oleh pembukaan pintu di basilika lainnya. Sebelumnya, proses pembukaan melibatkan pembongkaran lapisan tembok semen, tetapi sejak Yobel tahun 2000, Paus Yohanes Paulus II memperkenalkan metode yang lebih sederhana. Pintu Suci akan tetap terbuka selama satu tahun penuh, kecuali pada malam hari, sebelum ditutup kembali.
Bagi mereka yang ingin mendapatkan informasi lebih lanjut dan mengurus tiket masuk, dapat mengunjungi situs resmi Yubileum 2025.




