Portal News Day - Pemerintah Kabupaten Madiun mengapresiasi inovasi yang dihasilkan oleh aparatur sipil negara dan masyarakat dalam ajang Lomba Inovasi dan Teknologi (Inotek) Kabupaten Madiun Tahun 2026.
Bupati Madiun Hari Wuryanto menyampaikan bahwa penyelenggaraan Inotek 2026 bertujuan untuk memotivasi masyarakat, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan para inovator agar dapat menciptakan teknologi yang solutif di era digital.
Dalam acara Penganugerahan Lomba Inotek di Universitas Sebelas Maret (UNS) Kampus Caruban Madiun, Bupati menekankan bahwa seluruh karya pemenang akan melalui kajian hingga hak paten, dengan mengutamakan aspek keamanan dan legalitas. Ajang ini berhasil melahirkan berbagai terobosan digital yang berfokus pada efisiensi pelayanan publik, seperti sistem pembayaran pajak digital, manajemen sampah, dan teknologi kesehatan untuk mendeteksi dini penyakit TBC melalui analisis suara batuk.
Inovasi tersebut diharapkan dapat mempermudah, mempercepat, dan meningkatkan transparansi pelayanan publik, serta menjawab permasalahan yang ada di daerah. Selain itu, momentum penganugerahan ini juga menjadi sarana untuk memacu kreativitas dan menegaskan dukungan pemerintah terhadap pendidikan melalui program beasiswa bagi keluarga yang membutuhkan.
Pemkab Madiun merencanakan evaluasi ketat dalam tiga bulan ke depan. Jika seluruh sistem dinyatakan siap setelah penandatanganan implementasi bersama OPD terkait, inovasi tersebut akan diluncurkan secara massal. Pada puncak acara, diumumkan para pemenang dari berbagai kategori. Di Kategori I Inovasi Daerah, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa meraih Juara I dengan inovasi 'Transaksi Non Tunai dalam Tata Kelola Keuangan Desa menggunakan CMS-Siskeudes'. Kategori II dimenangkan oleh Mahdaviqia Dharmawan dengan inovasi 'Pendekar Sawah', sedangkan Kategori III dijuarai oleh Ahmad Latiful Ansor dan Angga Lestiana Putra dengan sistem pengelolaan sampah 'V-CIRCULAR 29'. Kategori IV untuk kelompok pelajar dimenangkan oleh Julia Nabila Karim dan Fatimah dengan karya kuliner 'Pembuatan mocaco cookies'.