Pemkab Kulon Progo Hadapi Tantangan dalam Pengelolaan Gerbang Samudra Raksa
Sumber Foto: ANTARA News
Gerbang Berita

Pemkab Kulon Progo Hadapi Tantangan dalam Pengelolaan Gerbang Samudra Raksa

Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta – Pemerintah Kabupaten Kulon Progo mengalami kesulitan dalam mengembangkan Gerbang Samudra Raksa yang berlokasi di Kecamatan Kalibawang. Kesulitan ini disebabkan oleh status pinjam pakai yang dimiliki aset tersebut.

Bupati Kulon Progo, Sutedjo, menjelaskan bahwa Gerbang Samudra Raksa dibangun oleh pemerintah pusat melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) DIY. Meskipun terdapat komitmen untuk menyerahkan pengelolaan kepada Pemkab, aset tersebut belum resmi diserahkan. Hal ini menyebabkan Pemkab Kulon Progo hanya dapat mengelola bangunan dengan status pinjam pakai.

"Pihak satker pernah melakukan komitmen pengelolaan yang diserahkan kepada pemkab. Namun, kenyataannya, meski sudah ada hitam di atas putih, asetnya belum diserahkan ke pemkab," ungkap Sutedjo. Ia menegaskan pentingnya kejelasan status aset agar tidak terjadi kesalahan dalam pengelolaan di masa depan.

Sutedjo menambahkan bahwa Pemkab Kulon Progo sedang melakukan kajian-kajian terkait pengelolaan Gerbang Samudra Raksa, agar langkah yang diambil dapat dipertanggungjawabkan. Konsep pengelolaan sudah disusun oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), baik dalam hal pengelolaan langsung oleh OPD teknis atau melalui kerja sama dengan pihak ketiga.

Asisten Dua Sekretariat Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan serta Sumber Daya Alam Kulon Progo, Bambang Tri Budi Harsono, menjelaskan bahwa masa pemeliharaan Gerbang Samudra Raksa oleh pihak ketiga telah berakhir pada Juni 2021. Meskipun demikian, status aset tersebut masih tercatat sebagai pinjam pakai.

"Menurut regulasi yang ada, sesuai Permendagri Nomor 19 Tahun 2016, terminologi pinjam pakai tidak boleh dipihakketigakan. Namun, skenario pengelolaan yang disiapkan Pemkab Kulon Progo tetap mengarah pada kemungkinan pemihakketigaan," kata Bambang. Saat ini, proses appraisal juga telah selesai dilakukan.

Dengan berbagai tantangan yang dihadapi, Pemkab Kulon Progo berupaya untuk menemukan solusi yang tepat dalam pengelolaan Gerbang Samudra Raksa, demi kepentingan masyarakat dan pengembangan daerah.