Pembangunan Gerbang Stasiun MRT Harmoni Dimulai, Diharapkan Jadi Pusat TOD Ramai di Jakarta
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, resmi melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) untuk pembangunan gerbang Stasiun Harmoni MRT Jakarta Fase 2A di kawasan Petojo Utara, Jakarta Pusat. Dalam sambutannya, Pramono menyatakan keyakinannya bahwa Stasiun Harmoni akan menjadi titik transit oriented development (TOD) yang paling ramai dan strategis di Jakarta pada tahun 2029.
Posisi Strategis Stasiun Harmoni
Pramono menjelaskan bahwa kawasan Harmoni memiliki posisi yang sangat vital karena dikelilingi oleh berbagai kantor pemerintahan, termasuk Kementerian Sekretariat Negara, Sekretariat Kabinet, dan Kantor Staf Presiden. "Pasti mereka akan menggunakan stasiun ini," ujarnya, menekankan pentingnya stasiun tersebut untuk mobilitas pegawai pemerintahan.
Nilai Historis dan Konektivitas
Lebih lanjut, Pramono menyoroti nilai historis kawasan Harmoni sebagai salah satu pusat bisnis di Jakarta. "Daerah ini dulunya adalah salah satu pusat bisnis Jakarta. Semua ada di sini," ungkapnya. Stasiun Harmoni direncanakan tidak hanya melayani MRT Jakarta, tetapi juga terintegrasi dengan sistem transportasi umum TransJakarta, yang diharapkan akan meningkatkan konektivitas dan mobilitas masyarakat.
Target Pembangunan MRT Fase 2A
Pembangunan MRT Jakarta Fase 2A ditargetkan selesai hingga Monas pada tahun 2027, dan akan dilanjutkan hingga Kota Tua. Jalur ini mencakup tujuh stasiun, termasuk Thamrin, Monas, Harmoni, Sawah Besar, Mangga Besar, Glodok, dan Kota Tua. Pramono optimis bahwa Stasiun Harmoni akan menjadi titik yang sangat ramai, berfungsi sebagai pusat bisnis dan mobilisasi pegawai pemerintahan.
Perbandingan dengan TOD Lain
Dalam kesempatan yang sama, Pramono membandingkan karakter TOD Harmoni dengan Blok M. Ia menyatakan bahwa meskipun konsepnya berbeda, Harmoni memiliki daya tarik yang kuat berkat keberadaan banyak perkantoran dan restoran di sekitarnya. "Kalau Blok M itu makanan dan hiburan, di sini tentu berbeda, tapi potensinya luar biasa," tuturnya.
Harapan untuk Proyek MRT
Pramono mengapresiasi dukungan semua pihak, termasuk PT MRT Jakarta dan pihak swasta, dalam memulai pembangunan entrance Stasiun Harmoni. Ia berharap proyek MRT Jakarta Fase 2A dapat berjalan sesuai jadwal, bahkan lebih cepat. "Saya yakin dengan dukungan penuh pemerintah pusat dan Pemprov DKI Jakarta, MRT Utara-Selatan dan ke depan Barat-Timur bisa kita selesaikan sesuai target," imbuhnya.




