Pembangunan Gerbang Kapal Samudra Raksa Menuju Candi Borobudur Hampir Rampung
Pembangunan Gerbang Kapal Samudra Raksa yang terletak di Klangon, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, yang berbatasan dengan Kecamatan Ngluwar, Kabupaten Magelang, kini telah mencapai tahap akhir. Gerbang ini merupakan bagian dari upaya pengembangan infrastruktur wisata dengan tujuan meningkatkan aksesibilitas menuju Candi Borobudur, salah satu destinasi utama dalam program Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN).
Menurut Dwiatma Singgih Raharja Sabaris, Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), pembangunan Gerbang Kapal Samudra Raksa lebih dahulu dilakukan dibandingkan dengan tiga gerbang lainnya yang juga direncanakan. "Baru gerbang tersebut yang sudah berdiri, karena proses pembangunannya lebih awal. Adapun gerbang lainnya baru mau dimulai pembangunannya," ujarnya.
Di sekitar Gerbang Kapal Samudra Raksa, akan dibangun juga rest area yang dilengkapi dengan gardu pandang. Pengunjung dapat menikmati pemandangan dari ketinggian yang terletak di tebing sisi selatan Sungai Progo, menjadikan lokasi ini sebagai tempat yang menarik untuk beristirahat dan menikmati keindahan alam.
Tiga gerbang lainnya, yaitu Gerbang Kembanglimus Borobudur dengan ikon Gajah, Gerbang Palbapang Mungkid dengan ikon Singa, dan Gerbang Blondo Mungkid yang mengusung ikon Pohon Kalpataru, juga akan segera dibangun. Semua gerbang ini terinspirasi dari relief yang terdapat di Candi Borobudur.
Singgih menambahkan, pembangunan ketiga gerbang yang belum selesai diharapkan dapat rampung pada akhir tahun 2021. Keempat gerbang ini terletak dalam jarak 7 hingga 8 kilometer dari Candi Borobudur dan direncanakan menjadi jalur utama bagi wisatawan yang mengunjungi kawasan tersebut. Total anggaran yang dialokasikan untuk pembangunan keempat gerbang ini mencapai Rp118 miliar.




