Mesin Gacha Kapsul Jadi Daya Tarik Baru Anak Muda di Palembang
RRI.CO.ID, Palembang - Mesin gacha semakin menarik perhatian anak-anak dan remaja di Palembang. Permainan ini menawarkan hadiah acak dengan karakter populer dari anime hingga kartun.
Salah satu lokasi mesin gacha berada di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang. Keberadaannya menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.
Seorang remaja, Ardhafiya, mengaku tertarik mencoba karena karakter favoritnya tersedia di mesin tersebut. Ia menyebut pilihan karakter cukup beragam.
“Aku tertarik karena ada karakter anime kesukaanku,” ujarnya, Sabtu 7 Maret 2026.
Ia menjelaskan cara bermain cukup mudah dengan memindai QRIS lalu memutar mesin. Setelah itu, kapsul berisi mainan acak langsung keluar.
Ardhafiya menyebut harga permainan berkisar antara Rp30.000 hingga Rp60.000 per putaran. Ia menilai harga tersebut cukup tinggi karena hasilnya tidak bisa dipilih.
“Menurutku harganya cukup mahal karena hasilnya acak,” tuturnya.
Fenomena gacha sendiri telah lama populer di berbagai negara. Permainan ini pertama kali diperkenalkan di Jepang pada 1965 oleh Ryuzo Shigeta.
Konsep tersebut terinspirasi dari mesin penjual otomatis asal Amerika Serikat. Selanjutnya, mesin gacha dikembangkan dan dipasarkan di Tokyo.
Sejak 1990, popularitas gacha meningkat seiring berkembangnya industri anime dan video game. Kini, mesin ini menjadi bagian dari tren hiburan modern di berbagai tempat.
Kehadiran mesin gacha di ruang publik dinilai mampu menarik minat generasi muda. Namun, masyarakat diimbau tetap bijak dalam menggunakannya.




