Mendikdasmen: Pendidikan Inklusi untuk Semua Anak Indonesia
Sumber Foto: Kompas.com
Sosial

Mendikdasmen: Pendidikan Inklusi untuk Semua Anak Indonesia

Portal News Day - KOMPAS.com - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti menghadiri acara buka puasa bersama 1.000 difabel, Sabtu (14/3/2026) jelang Hari Raya Idul Fitri 1147 H.

Acara ini diselenggarakan oleh DKM (Dewan Kemakmuran Masjid) Baitut Tholibin Kemendikdasmen bekerjasama dengan Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial PP Muhammadiyah, bertempat di Masjid Baitut Tholibin area Gedung Kemendikdasmen, Senayan, Jakarta Pusat.

Abdul Mu'ti menegaskan Kemendikdasmen memberikan layanan pendidikan bermutu untuk semua kalangan sesuai amanat UU Sistem Pendidikan Nasional.

Yang didalamnya menyebutkan bahwa anak-anak yang berkebutuhan khusus berhak mendapatkan pendidikan layanan khusus.

"Kami berkomitmen untuk, yang pertama, lebih memperkuat pendidikan inklusi," ujar Abdul Mu'ti sebelum berbuka puasa.

Tambah jumlah Sekolah Luar Biasa

Pendidikan inklusi adalah pendidikan formal yang memberikan kesempatan kepada anak-anak berkebutuhan khusus untuk dapat belajar bersama-sama dengan anak-anak Indonesia yang lainnya.

"Yang kedua kami akan menambah jumlah Sekolah Luar Biasa. Yang ini juga memang kita bangun khusus untuk anak-anak berkebutuhan khusus," ucapnya.

Komitmen ketiga ialah memperkuat pendidikan non-formal dengan memberikan pelatihan-pelatihan kepada seluruh anak-anak Indonesia termasuk yang berkebutuhan khusus.

"Nah termasuk pelatihan itu adalah pelatihan pijat refleksi dan pelatihan-pelatihan yang lainnya," imbuh Mendikdasmen.

Menurutnya semua anak Indonesia apapun keadaannya, di manapun mereka berada, apapun keadaan ekonominya, bagaimanapun keadaan fisik dan intelektualnya, mereka berhak mendapatkan layanan pendidikan yang bermutu.

"Kami meyakini bahwa semua anak Indonesia memiliki potensi memiliki kemampuan untuk menjadi anak-anak Indonesia yang hebat apabila mereka mendapatkan kesempatan pendidikan yang berkualitas," kata Abdul Mu'ti.

Launching PijatMu

Dalam acara tersebut juga Mendikdasmen sekaligus meluncurkan komunitas Pijatmu dan program mudik gratis.

Dua kegiatan ini hasil kerja sama dengan Muhammadiyah.

"Ini merupakan kerjasama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dengan Majelis Pembinaan Kesehatan Masyarakat dan juga dengan mitra-mitra, dengan BPKH, dengan BSI dan juga beberapa lembaga yang lainnya," jelas Abdul Mu'ti.

"Alhamdulillah tadi diberikan santunan dan juga sekaligus dukungan untuk mereka dapat mudik ke kampung halaman," sambung pria yang juga Sekretaris Umum (Sekum) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah periode 2022-2027.

Ia bersyukur acara buka puasa bersama ini dapat terselenggara dengan peserta yang masif dan baru pertama kali diselenggarakan oleh Kemendikdasmen.

"Mudah-mudahan ini adalah momentum untuk kita berbagi dan momentum untuk kita membangun masyarakat yang inklusif, masyarakat yang tidak membangun sekat-sekat antara mereka yang berkebutuhan khusus dengan yang lainnya yang normal," tuturnya.