Portal News Day - Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, mendorong Kota Padang untuk memperkuat perannya sebagai pintu gerbang pariwisata yang menghubungkan berbagai destinasi unggulan di Sumatera Barat.
Pernyataan tersebut disampaikan Mahyeldi saat memimpin rapat koordinasi antara Pemerintah Provinsi Sumbar dan Pemerintah Kota Padang di Palanta Rumah Dinas Wali Kota Padang.
Mahyeldi menjelaskan bahwa posisi Kota Padang sebagai ibu kota provinsi dan pintu masuk utama wisatawan menjadi kekuatan dalam menggerakkan sektor pariwisata daerah. Ia menekankan pentingnya mengarahkan wisatawan yang datang ke Padang untuk melanjutkan perjalanan ke destinasi lain di Sumbar, yang akan memberikan dampak ekonomi lebih luas. Menurutnya, konsep aliansi antar daerah akan membuat paket wisata Sumbar lebih terintegrasi dan meningkatkan daya tarik wisata.
Selain pariwisata, Mahyeldi juga membahas potensi ekonomi daerah melalui kolaborasi antar daerah, termasuk penguatan sektor UMKM. Ia memberikan contoh keberhasilan pelaku UMKM di Kota Payakumbuh yang telah menjalin kerja sama dengan perusahaan di Bali untuk memasarkan produk ke luar negeri.
Wakil Walikota Padang, Maigus Nasir, menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Padang terus melakukan pembenahan di sektor pariwisata untuk meningkatkan kenyamanan wisatawan. Langkah-langkah yang diambil mencakup penataan kawasan wisata Pantai Padang, pengelolaan kebersihan, dan penertiban parkir. Pemko Padang juga merencanakan revitalisasi beberapa kawasan strategis dengan anggaran sekitar Rp70 miliar pada tahun 2026.