Lima Prinsip Desain Rumah Mungil agar Terasa Luas dan Tetap Elegan
Sumber Foto: Rumah123
Lifestyle

Lima Prinsip Desain Rumah Mungil agar Terasa Luas dan Tetap Elegan

Padahal, jika menggunakan pendekatan desain yang tepat, rumah mungil yang kamu tinggali masih bisa tampil elegan, rapi, dan terkesan lebih luas.

Untuk bisa mewujudkan hal tersebut, kunci utamanya ada pada prinsip desain yang digunakan.

Kamu mesti cermat dalam hal pemilihan warna, komposisi ruang, hingga detail material.

Jika paham prinsipnya, kamu bisa menerapkannya pada rumah tipe 36, rumah tipe 45, hingga rumah subsidi.

Mari baca artikel ini sampai tuntas apabila kamu ingin mengetahui prinsip desain rumah kecil elegan.

Pada rumah kecil, kamu harus membuatnya lebih sederhana dalam hal bentuknya.

Itu karena, jika rumahnya penuh ornamen, justru malah terasa sempit dan “berat”.

Nah, prinsip kesederhanaan yang dimaksud adalah:

Menghindari terlalu banyak lekukan pada dindingnya.

Menggunakan garis lurus dan komposisi yang rapi.

Fokus pada proporsi, bukan dekorasi yang berlebihan.

Jika menerapkan prinsip itu, rumah tipe 36 atau tipe 45 bisa terasa lebih luas karena tidak terpotong oleh elemen visual yang tak perlu.

Tampilan interior rumah pun jadi tidak bikin mata cepat lelah.

Warna netral adalah warna-warna dasar yang tidak terlalu mencolok atau tidak kuat ke satu spektrum warna tertentu.

Dengan karakteristiknya tersebut, warna netral lebih mudah dipadukan dengan warna lain.

Beberapa contoh warna netral di antaranya:

Putih (white)

Putih gading / off-white

Krem / beige

Abu-abu (terang hingga medium)

Coklat muda (warna kayu alami)

Hitam (biasanya sebagai aksen, bukan dominan)

Untuk diketahui, warna netral bisa berpengaruh terhadap persepsi ukuran ruang.

Selain itu, warna ini juga bisa membantu memantulkan cahaya dan membuat ruangan terasa lapang.

Jadi, jangan mengaplikasikan cat gelap saja atau cat yang terlalu banyak kombinasi pada rumah kecil, karena akan membuatnya semakin terasa sempit.

Prinsip 3: Jangan Terlalu Banyak Sekat

Prinsip berikutnya, adalah jangan terlalu banyak menggunakan sekat permanen.

Itu karena, setiap dinding tambahan akan memecah ruang dan mengurangi kesan luas.

Berikut adalah pengaplikasian prinsip ini pada rumah kecil:

Jika ingin menekankan kesan elegan, kamu tidak perlu harus menggunakan material mahal.

Cukup gunakan saja material yang punya konsistensi dan kualitas secara visual.

Jadi, jangan sampai membuat rumahnya terlalu banyak motif, karena justru akan terlihat terlalu ramai.

Berikut adalah beberapa material yang cocok untuk rumah kecil elegan:

Keramik polos ukuran besar

Vinyl motif kayu

Finishing dinding matte

Kaca bening atau buram sederhana

Rumah kecil akan terasa lebih sempit dan pengap jika di siang hari saja sudah gelap karena tidak ada cahaya matahari masuk.

Jadi, kamu mesti memaksimalkan cahaya alami, namun dalam kadar yang pas. Karena jika berlebihan, rumah malah akan terasa panas.

Beberapa cara memaksimalkan cahaya alami adalah sebagai berikut:

Bagaimana? Sudah paham bagaimana cara menerapkan prinsip desain rumah kecil elegan?

Jadi, ukuran rumah bukan penentu utama kualitas hunian ya.

Rumah kecil pun bisa tampil elegan selama dirancang dengan prinsip yang jelas dan konsisten.

Jika ingin bertanya lebih lanjut seputar desain rumah, kamu bisa mengunjungi forum Teras123 dari Rumah123.