Kopi Barista Difabel Memikat Pengunjung di Singgasana Seni Bali
DENPASAR, NusaBali.com - Stan kopi yang dikelola barista difabel menarik perhatian pengunjung dalam ajang Singgasana Seni yang digelar di Bali Beach Convention Center, Sabtu (28/2/2026). Kehadiran mereka menjadi salah satu daya tarik dalam pameran tersebut.
Stan tersebut dikelola Kelompok Usaha Bersama (KUB) Gantari Jaya. Ketua KUB Gantari Jaya, I Nyoman Juniarta yang akrab disapa Jigo, mengapresiasi kesempatan yang diberikan panitia sehingga kafe kopi difabel dapat berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Menurut Jigo, tim yang terlibat terdiri dari penyandang disabilitas dengan latar belakang berbeda, mulai dari difabel fisik, teman netra hingga teman tuli. Kolaborasi itu, kata dia, menjadi pengalaman berharga dalam melayani pengunjung secara langsung.
Pembagian tugas dilakukan dengan menyesuaikan kemampuan masing-masing anggota. Jigo turut berperan sebagai pelayan sekaligus penerima pesanan untuk membantu komunikasi di dalam tim.
“Saya mengambil pesanan dari pelanggan lalu menyampaikan kepada teman-teman di tim. Karena ada teman netra yang kesulitan membaca dan teman tuli yang memiliki keterbatasan mendengar, jadi saya membantu menyampaikan pesanan tersebut,” ujarnya.
Ia mengatakan, meski memiliki keterbatasan, pelayanan berjalan lancar. Sejak pagi hingga siang hari, stan kopi tersebut telah melayani ratusan pengunjung yang ingin mencicipi racikan minuman mereka.
“Astungkara sejak pagi sudah ratusan pengunjung yang datang. Sekarang kami sudah bisa sedikit bernapas karena pengunjung cukup ramai,” katanya.
Dalam ajang Singgasana Seni itu, Difel Cafe menawarkan sembilan jenis minuman, terdiri dari tiga kopi panas, tiga kopi dingin, dan tiga minuman non-kopi. Seluruh menu merupakan racikan khas yang disiapkan untuk memberikan pilihan beragam kepada pengunjung sekaligus mengantisipasi tingginya permintaan selama acara berlangsung.
“Kami menyediakan sembilan jenis minuman, mulai dari hot coffee, ice coffee, hingga non-coffee. Semua adalah racikan khas dari Difel Cafe,” jelas Jigo.




