Kerusakan Gerbang DPR RI Menjadi Daya Tarik Bagi Warga
Sumber Foto: Kompas.com
Gerbang Berita

Kerusakan Gerbang DPR RI Menjadi Daya Tarik Bagi Warga

JAKARTA, KOMPAS.com — Gerbang utama Gedung DPR/MPR RI yang terletak di Jalan Gatot Subroto, Jakarta, mengalami kerusakan serius dan dindingnya dipenuhi coretan vandalisme. Kejadian ini terjadi pada Sabtu pagi, 30 Agustus 2025, dan menarik perhatian banyak masyarakat.

Setelah demonstrasi yang berlangsung pada 29 Agustus 2025, sejumlah warga datang ke lokasi untuk melihat kondisi terkini. Pengamatan menunjukkan, banyak dari mereka yang mengabadikan momen dengan ponsel, menciptakan suasana yang kontras antara kerusakan dan rasa ingin tahu.

Salah satu pengunjung, Rudi (38), yang berasal dari Jakarta Utara, mengungkapkan rasa penasarannya. "Saya penasaran saja, lihat di internet katanya rusak parah. Ternyata memang benar, gerbangnya sudah nggak kayak biasanya," ujarnya.

Yuni (26), warga Depok, juga berbagi pendapat serupa. Ia datang bersama temannya dan mengambil beberapa foto di depan gerbang yang rusak. "Biasanya cuma lihat DPR di TV, sekarang lihat langsung, tapi dalam kondisi kayak gini. Miris sih, tapi ini bentuk ekspresi masyarakat juga mungkin," ujarnya.

Kondisi pagar besi hitam yang menjadi batas utama kompleks parlemen terlihat mencolok dengan beberapa bagian yang bengkok, miring, dan ada yang terlepas dari dudukannya. Coretan-coretan protes dan kemarahan memenuhi hampir seluruh permukaan tembok gerbang, sementara dinding pagar di sisi Jalan Gatot Subroto tampak hancur, menambah kesan rusak parah pada pintu masuk utama.

Suasana di sekitar gerbang di pagi itu dipenuhi oleh suara klakson kendaraan, teriakan pedagang asongan yang menawarkan minuman dingin, serta bunyi kamera ponsel yang diambil oleh para pengunjung. Aroma sampah terbakar juga masih tercium di udara, menambah nuansa chaos di area tersebut.

Lebih jauh, area sekitar gerbang tampak semrawut dengan beton pembatas jalan yang terguling dan sampah plastik serta botol minuman berserakan. Beberapa pengunjung datang bersama keluarga, termasuk anak-anak yang terlihat bertanya pada orangtuanya mengenai kondisi yang mereka lihat.

Jalan menuju kawasan Tentara Pelajar dari arah Gatot Subroto juga masih dipenuhi dengan sampah dan puing-puing kaca, sisa dari demonstrasi sebelumnya.