Kejuaraan Wushu Walikota Cup XVI Denpasar Diikuti 95 Atlet
Sumber Foto: mcinews.id
Olahraga

Kejuaraan Wushu Walikota Cup XVI Denpasar Diikuti 95 Atlet

Portal News Day - Denpasar, MCI News – Sebanyak 95 atlet wushu ambil bagian dalam Kejuaraan Wushu Walikota Cup XVI Tahun 2026 yang digelar Pengurus Cabang Wushu Indonesia Kota Denpasar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Ke-238 Kota Denpasar. Kegiatan tahunan ini berlangsung selama tiga hari, Jumat (27/02/2026) hingga Minggu (1/3), di Gedung Dharma Sport Centre, Jalan Hasanuddin, Denpasar.

Mengusung tema Melalui Walikota Cup XVI Wushu Tahun 2026 Kita Ciptakan Generasi Militan Wushu Kota Denpasar, ajang tersebut menjadi wadah pembinaan sekaligus kompetisi bagi atlet muda. Sebanyak 95 atlet putra dan putri dari 10 sasana wushu se-Kota Denpasar turut meramaikan kejuaraan.

Ketua Panitia Pelaksana, AA. Ngurah Jayanegara, menegaskan bahwa kejuaraan ini tidak sekadar memeriahkan HUT Kota Denpasar, tetapi juga menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter melalui olahraga bela diri.

“Sesuai program kerja Wushu Indonesia Pengcab Kota Denpasar, ajang ini sekaligus menjadi barometer dan bahan pertimbangan tim pelatih dalam menyeleksi atlet yang akan diterjunkan pada Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Bali 2026 mendatang,” ujar AA. Ngurah Jayanegara saat pembukaan.

Ia menambahkan, Walikota Cup XVI bersifat terbuka bagi seluruh praktisi wushu di Denpasar, termasuk kalangan veteran sebagai upaya mempererat silaturahmi antarinsan olahraga.

“Kami ingin memberikan wadah penyaluran bakat sekaligus mengukur sejauh mana kemampuan atlet hasil binaan masing-masing sasana,” imbuhnya.

Kejuaraan tahun ini mempertandingkan dua kelas utama, yakni Kelas Motivasi dan Kelas Kompetisi. Adapun kategori umur yang dipertandingkan meliputi Kategori D kelahiran maksimal tahun 2017, Kategori C usia 10–12 tahun, Kategori B usia 13–15 tahun, serta Kategori A usia 16–18 tahun.

Seluruh kategori mempertandingkan nomor jurus dasar, tangan kosong, senjata pendek, hingga senjata panjang. Melalui sistem tersebut, diharapkan lahir bibit-bibit atlet berprestasi yang menjunjung tinggi sportivitas dan filosofi Wu De atau etika bela diri di tengah masyarakat Kota Denpasar.