Kebakaran Hebat di Depok Sleman, Satu Rumah Hangus Terbakar
Portal News Day - Kepala Dusun Blimbingsari, Robert, membenarkan bahwa sebelum api membesar, warga melaporkan adanya suara seperti kembang api yang meledak dari dalam rumah.
Oleh Tim Regional
Diterbitkan 21 Februari 2026, 23:01 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Perbesar
Liputan6.com, Jakarta - Suara ledakan yang awalnya diduga petasan biasa tiba-tiba memecah ketenangan warga di Dusun Blimbingsari, Kalurahan Caturtunggal, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sabtu (21/2/2026). Dalam hitungan menit, ledakan tersebut berubah menjadi kobaran api yang menghanguskan satu unit rumah kosong di kawasan padat penduduk itu.
Asap hitam membumbung tinggi dari atap rumah. Warga yang semula hanya menoleh karena suara ledakan, mendadak panik saat api terlihat membesar dari dalam bangunan. Beberapa di antaranya berteriak untuk memperingatkan tetangga lain agar menjauh.
BACA JUGA: 7 Rekomendasi Soto di Jalan Prawirotaman Yogyakarta 2026, Tak Perlu Bingung saat Ingin Makan Berkuah
BACA JUGA: Hasil TKA SD 2026, Yogyakarta Tertinggi
Suti, salah satu warga yang rumahnya tak jauh dari lokasi kejadian, mengaku sempat mengira percikan api yang terlihat hanya mainan anak-anak.
Advertisement
“Awalnya saya kira cuma petasan biasa. Tapi suaranya berulang-ulang, terus dari atas rumah keluar asap tebal. Baru sadar itu kebakaran. Kami langsung takut karena rumah-rumah di sini berdempetan,” ujar Suti.
Menurutnya, suara ledakan terdengar beberapa kali sebelum api benar-benar membesar. Situasi semakin mencekam karena lokasi berada di lingkungan padat, dengan jarak antarbangunan yang sangat dekat.
Kepala Dusun Blimbingsari, Robert, membenarkan bahwa sebelum api membesar, warga melaporkan adanya suara seperti kembang api yang meledak dari dalam rumah.
“Memang ada laporan suara ledakan seperti petasan dari dalam rumah. Dugaan sementara ada kembang api yang disimpan di situ dan ikut meledak saat terbakar. Tapi untuk penyebab pastinya masih menunggu hasil penyelidikan,” kata Robert.
Rumah yang terbakar diketahui sedang dalam keadaan kosong karena ditinggal pemiliknya. Namun, di dalamnya terdapat sejumlah barang yang mudah terbakar, termasuk dua unit sepeda motor yang akhirnya ikut hangus dilalap api.
4 Unit Mobil Damkar Dikerahkan
Perbesar
Empat unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi untuk mengendalikan si jago merah. Petugas harus bergerak cepat agar api tidak merembet ke rumah lain.
Komandan Regu Damkar Sleman, Triyono, menjelaskan bahwa akses menuju lokasi yang berada di gang permukiman cukup sempit menjadi tantangan tersendiri bagi petugas.
“Saat kami sampai, api sudah membesar. Karena ada bahan yang mudah terbakar di dalam rumah, api cepat menjalar. Kami menerjunkan dua unit dari Damkar Sleman, satu unit dari UGM, dan satu unit dari relawan. Fokus kami mencegah api merembet ke rumah sebelah,” jelas Triyono.
Setelah berjibaku selama beberapa waktu, api akhirnya berhasil dipadamkan. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
“Rumah dalam keadaan kosong, jadi tidak ada korban. Tapi bangunan dan isinya tidak bisa diselamatkan,” tambahnya.
Akibat kebakaran ini, pemilik rumah diperkirakan mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah. Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan olah tempat kejadian perkara dan memeriksa sejumlah saksi untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.
Yogyakarta
Ledakan
depok sleman
Sleman
Kebakaran
Advertisement
Tim Regional, Nasrul FaizTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan




