Portal News Day - Jumlah wisatawan mancanegara yang tiba di Bandara Kertajati, Jawa Barat, pada Januari 2026 tercatat hanya 179 kunjungan, mengalami penurunan 54,68% dibandingkan Desember 2025 dan 24,15% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Data yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat menunjukkan bahwa arus kunjungan wisman ke Bandara Kertajati menunjukkan pelemahan pada awal tahun 2026. Angka kunjungan pada bulan Januari 2026 hanya mencapai 179, turun tajam dari 395 kunjungan di bulan sebelumnya.
Kepala BPS Jawa Barat, Margaretha Ari Anggorowati, menegaskan bahwa penurunan jumlah kunjungan wisman ini merupakan sinyal bahwa pemulihan sektor pariwisata di wilayah tersebut masih menghadapi tantangan. Penurunan signifikan ini tercatat baik secara bulanan maupun tahunan, dengan fluktuasi yang terjadi pada beberapa bulan terakhir. Margaretha menjelaskan bahwa faktor ketersediaan rute penerbangan internasional dan permintaan perjalanan sangat mempengaruhi angka kunjungan.
Wisatawan berkewarganegaraan Singapura mendominasi kunjungan, menyumbang 55,87% dari total kunjungan wisman. Ketergantungan pada satu pasar ini menunjukkan perlunya strategi diversifikasi untuk menjaga stabilitas arus kunjungan. Margaretha menekankan pentingnya memperluas pasar wisatawan asing agar pertumbuhan pariwisata tidak terfokus pada satu sumber.
Penurunan jumlah kunjungan ini berdampak langsung pada sektor ekonomi pariwisata, termasuk perhotelan, transportasi, serta usaha kuliner yang bergantung pada kedatangan turis asing. Margaretha menyatakan bahwa pergerakan wisman berkontribusi pada aktivitas ekonomi daerah, dan penurunan ini berpotensi merugikan pelaku usaha di berbagai destinasi wisata. Data kunjungan wisman akan terus dipantau untuk mengevaluasi perkembangan sektor pariwisata dan meningkatkan daya saing serta konektivitas penerbangan internasional di masa mendatang.