Jambore Pramuka Madrasah Kemenag Ponorogo: Membangun Generasi Emas Melalui Kegiatan Kepramukaan
JENANGAN, Media Ponorogo – Kegiatan Jambore Pramuka Madrasah se-Kabupaten Ponorogo diselenggarakan oleh Kelompok Kerja Kepala Madrasah Kemenag Ponorogo yang dipimpin oleh Kepala MTsN 2 Ponorogo, Drs. Tarib, M.Pd.I, pada Sabtu (11/2/2023). Acara ini berlangsung di Lapangan Semblabur, Kecamatan Jenangan, dan dihadiri oleh siswa-siswi Madrasah dari seluruh Kabupaten Ponorogo.
Jambore kali ini mengusung tema “Pramuka Wahana Menuju Gerbang Generasi Indonesia Emas”. Kegiatan ini dimulai sejak pagi hingga sore hari dan dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ponorogo, Agus Pramono, serta ditutup oleh Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko.
Agus Pramono memberikan apresiasi terhadap kegiatan Jambore Pramuka yang diadakan oleh Kementerian Agama Kabupaten Ponorogo. Ia menekankan pentingnya peran Pramuka dalam meningkatkan reputasi Ponorogo melalui prestasi yang diraih oleh peserta dari MI, MTs, dan MA. "Pramuka dapat mengembalikan nama baik Ponorogo dan membawa prestasi yang luar biasa," ujarnya.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ponorogo, Dr. Nurul Huda, M.Pd, menyatakan bahwa Jambore Pramuka ini diadakan secara serentak untuk tingkat MI, MTs, dan MA. Ia optimis bahwa melalui Pramuka, anak-anak akan dididik untuk memiliki dedikasi yang tinggi terhadap tanah air dan menerapkan nilai-nilai Dasa Dharma Pramuka. "Jambore ini merupakan ajang untuk memantapkan iman dan taqwa serta ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK)," tegasnya.
Ketua Panitia Jambore Pramuka Kementerian Agama Kabupaten Ponorogo, Drs. Tarib, M.Pd.I, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja Kementerian Agama Kabupaten Ponorogo dan Program Kerja PGRI Cabang Khusus Kementerian Agama Ponorogo Tahun 2023. Acara ini diikuti oleh 2.368 anggota Pramuka dari berbagai tingkat pendidikan.
Jambore juga menyelenggarakan beragam perlombaan yang menarik, seperti Cerdas Cermat Kepramukaan, Pionering/Miniatur Pionering, Transfer Berita Pendek, Halang Rintang/Ketangkasan, Bercerita untuk Penggalang MI, Essay untuk Penggalang MTs, Karya Tulis Ilmiah untuk Penegak MA, serta yel-yel Pramuka. "Kegiatan ini bukan hanya sebagai ajang kompetisi, tetapi juga sebagai kesempatan untuk bersilaturahmi antaranggota madrasah di Kabupaten Ponorogo," pungkasnya.




