ITS Targetkan Masuk Top 300 Universitas Dunia Melalui Inovasi Energi dan Pangan
Sumber Foto: ANTARA News
Teknologi

ITS Targetkan Masuk Top 300 Universitas Dunia Melalui Inovasi Energi dan Pangan

Surabaya (ANTARA) - Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya menyiapkan strategi komprehensif untuk menembus jajaran Top 300 World Class University (WCU), dengan bertumpu pada penguatan riset di bidang energi, ketahanan pangan, dan teknologi terapan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Kampus negeri berbasis teknologi di Surabaya itu mengusung penguatan riset energi, ketahanan pangan, dan teknologi terapan sebagai fondasi membangun reputasi internasional yang berkelanjutan, sejalan dengan arah kebijakan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek)

Rektor ITS Prof Bambang Pramujati menegaskan bahwa target masuk 300 besar dunia bukan sekadar ambisi peringkat, melainkan bagian dari transformasi menyeluruh ekosistem akademik, mulai dari budaya riset, hilirisasi inovasi, hingga kolaborasi industri.

Menurut dia, hilirisasi hasil penelitian menjadi salah satu fokus utama. Meski sudah berjalan, jumlahnya diakui belum sebanyak yang diharapkan.

"Memang ada hilirisasi, tetapi belum sebanyak yang kita inginkan. Karena itu kami terus berupaya agar jumlahnya meningkat, termasuk yang berdampak langsung ke masyarakat," ujarnya.

Bagi ITS, hilirisasi bukan sekadar komersialisasi produk, melainkan memastikan hasil penelitian memberi solusi konkret atas persoalan bangsa. Orientasi inilah yang menjadi landasan transformasi menuju universitas kelas dunia.

Semangat ITS ini sejalan dengan program Kemendiktisaintek yang mendorong transformasi pendidikan tinggi berbasis riset dan inovasi, termasuk penguatan ekosistem sains dan teknologi, hilirisasi hasil penelitian, serta kolaborasi dengan industri.

Karena itu, ITS memosisikan diri sebagai salah satu kampus yang mengakselerasi agenda tersebut.

Program pendanaan kompetitif, dana padanan, serta penguatan riset terapan yang diinisiasi pemerintah menjadi katalis bagi ITS dalam membangun model "link and match" antara kampus dan industri.

Dalam kerangka kebijakan nasional, penguatan indikator kinerja utama (IKU) perguruan tinggi, seperti kolaborasi industri, produk inovasi, dan reputasi internasional, menjadi bagian dari strategi peningkatan daya saing global. ITS menempatkan capaian tersebut sebagai prioritas dalam rencana strategisnya.

Transisi hijau

Isu energi menjadi salah satu perhatian utama pemimpin ITS. Kampus teknologi ini selama bertahun-tahun dikenal sebagai pelopor pengembangan kendaraan listrik nasional.

Berbagai inovasi mobil dan motor listrik dikembangkan untuk mendukung transisi energi bersih dan pengurangan emisi karbon. Riset sistem baterai, manajemen energi, hingga integrasi energi terbarukan terus diperkuat.

Pengembangan kendaraan listrik, bagi ITS, bukan hanya simbol inovasi, tetapi juga bagian dari kontribusi nyata terhadap agenda dekarbonisasi nasional dan global.

ITS memandang isu keberlanjutan sebagai peluang strategis untuk meningkatkan posisi internasional, sekaligus memperkuat kontribusi terhadap agenda pembangunan nasional.

Salah satu bukti konkret adalah capaian tiga tim ITS dalam ajang bergengsi Shell Eco-Marathon Asia Pacific and the Middle East 2026 yang digelar di Qatar pada 25 Januari 2026.

Dalam kompetisi kendaraan hemat energi tingkat internasional tersebut, tim Antasena, Sapuangin, dan Nogogeni berhasil meraih berbagai penghargaan, sekaligus mengukuhkan posisi ITS sebagai pusat inovasi teknologi transportasi berkelanjutan di Asia.

Tim Antasena ITS mencatatkan capaian tertinggi, dengan meraih Juara 1 Technical Innovation Award dan Juara 2 kategori Prototype Hydrogen Fuel Cell.

Tidak hanya itu, tim ini juga terpilih sebagai satu dari empat tim yang lolos menuju Shell Eco-Marathon Global Championship 2027 di Goodwood, Inggris.

Keberhasilan tersebut menunjukkan kapasitas mahasiswa ITS dalam mengembangkan teknologi berbasis hidrogen yang menjadi salah satu energi masa depan dunia.

Sementara itu, Tim Nogogeni ITS meraih Juara 2 kategori Urban Concept Battery Electric. Prestasi ini memperlihatkan konsistensi pengembangan kendaraan listrik hemat energi yang telah dilakukan selama bertahun-tahun.

1 2 Tampilkan Semua

Editor: Masuki M. Astro

Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.