Indeks Nikkei 225 Cetak Rekor Baru di Tengah Kenaikan Bursa Asia
Sumber Foto: Liputan6.com
Internasional

Indeks Nikkei 225 Cetak Rekor Baru di Tengah Kenaikan Bursa Asia

Bursa saham Asia Pasifik menguat pada perdagangan saham Kamis, (26/2/2026). Di tengah kenaikan bursa saham Asia, indeks Nikkei cetak rekor baru.

Oleh Agustina Melani

Diterbitkan 26 Februari 2026, 08:09 WIB

Share

Copy Link

Batalkan

Perbesar

Tanya apapun tentang artikel ini...

Cari

Paling sering ditanyakan

Kapan Indeks Nikkei 225 mencapai rekor baru?

Apa penyebab utama kenaikan bursa saham Asia Pasifik?

Bagaimana kinerja Nvidia pada kuartal keempat fiskal?

Baca artikel ini 5x lebih cepat

Liputan6.com, Jakarta - Indeks Nikkei 225 di Jepang mencapai rekor baru pada perdagangan saham Kamis, (26/2/2025). Kenaikan indeks saham acuan ini di tengah bursa saham Asia Pasifik yang melesat mengikuti kenakan wall street didukung lonjakan saham teknologi.

Mengutip CNBC, indeks Nikkei 225 naik 1,1% ke level tertinggi sepanjang masa di 59.199,31. Sementara itu, indeks Topix bertambah 1,45%. Indeks Kospi di Korea Selatan menguat 1,65% dan indeks Kosdaq naik 0,57%.

BACA JUGA: 57% Investor Pasar Modal Dikuasai Gen Z, Purbaya: Tapi Jangan Asal Nyemplung!

BACA JUGA: SUPA Siap Ikuti Aturan Free Float OJK dan BEI

BACA JUGA: Program PINTAR OJK Jadi Cangkul Baru Buat Garap Potensi Pasar Modal

Di sisi lain, indeks ASX 200 di Australia melesat 0,8% dan mencapai rekor tertinggi pada awal perdagangan.

Advertisement

Kontrak berjangka indeks Hang Seng di Hong Kong berada di posisi 26.947, lebih tinggi dari penutupan perdagangan sebelumnya di 26.765,72.

Bank Sentral Korea dijadwalkan merilis keputusan suku bunganya nanti hari ini. Bank sentral Korea Selatan akan mempertahankan suku bunga tidak berubah, menurut para ekonom yang disurvei oleh Reuters.

Saham produsen chip Korea Selatan, Samsung Electronics dan SK Hynix, masing-masing naik 1,97% dan 2,26%.

Semalam di bursa saham AS atau wall street, saham-saham naik, didukung oleh Nvidia dan Oracle, karena saham-saham tersebut melanjutkan kenaikan dari hari perdagangan sebelumnya.

Indeks S&P 500 naik 0,81% dan ditutup pada 6.946,13, dan Nasdaq Composite naik 1,26% menjadi 23.152,08. Dow Jones Industrial Average naik 307,65 poin, atau 0,63%, dan ditutup pada 49.482,15.

Nvidia melaporkan hasil kuartal keempat fiskal yang melampaui ekspektasi Wall Street, didorong oleh lonjakan pendapatan sebesar 75% dari segmen pusat data intinya. Saham naik hingga 2% dalam perdagangan lanjutan setelah rilis tersebut.

Perusahaan melaporkan laba per saham yang disesuaikan sebesar USD 1,62, mengalahkan perkiraan USD 1,53 dari analis yang disurvei oleh LSEG. Pendapatan mencapai total USD 68,13 miliar, di atas perkiraan sebesar USD 66,21 miliar.

Penutupan IHSG pada 25 Februari 2026

Perbesar

Sebelumnya, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat pada perdagangan Rabu (25/2/2026) sore, seiring dengan penguatan mayoritas bursa saham Asia dan rebound di pasar global.

IHSG naik 41,40 poin atau 0,50 persen ke posisi 8.322,23. Sementara indeks LQ45 yang berisi 45 saham unggulan turut menguat 5,44 poin atau 0,65 persen ke posisi 843,07.

Kepala Riset Phintraco Sekuritas Ratna Lim mengatakan sentimen positif datang dari pasar global.

“Faktor positif antara lain berasal dari rebound di Wall Street Amerika Serikat (AS) pada Selasa (24/2), serta penguatan mayoritas indeks di bursa Asia,” ujar Ratna dikutip dari Antara,

Dari Amerika Serikat (AS), pasar mencermati sejumlah poin penting dalam pidato kenegaraan Presiden AS Donald Trump. Dalam pidatonya, Trump menyerukan pembentukan program pensiun yang didukung pemerintah serta mendorong Kongres mengesahkan undang-undang yang melarang investor institusi besar membeli rumah keluarga tunggal.

Trump juga menyoroti keberhasilan pemerintahannya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan menekan inflasi, dengan fokus utama pada kebijakan domestik.

Pelaku Pasar Pantau Data Ekonomi AS dan Eropa

Perbesar

Selain pidato Presiden AS, pelaku pasar juga mencermati rilis data ekonomi terbaru. Data Initial Jobless Claims AS pekan lalu diperkirakan naik menjadi 210.000 dari sebelumnya 206.000.

Sementara dari kawasan Eropa, investor menunggu data Economic Sentiment Euro Area Februari 2026 yang diproyeksikan sedikit meningkat ke level 99,5 dari sebelumnya 99,4.

IHSG sendiri dibuka menguat dan bertahan di zona hijau hingga penutupan sesi pertama. Pada sesi kedua, indeks tetap stabil di teritori positif hingga akhir perdagangan.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sembilan sektor mencatatkan penguatan. Sektor barang konsumen nonprimer memimpin kenaikan dengan lonjakan 2,71 persen, diikuti sektor industri yang naik 2,09 persen serta sektor kesehatan sebesar 1,80 persen.

Di sisi lain, dua sektor mengalami pelemahan, yakni transportasi dan logistik yang turun 1,62 persen serta sektor keuangan yang terkoreksi 0,24 persen.

Saham

Jepang

Indeks Nikkei

Bursa Saham Asia

Wall Street

Saham Teknologi

Advertisement

Agustina MelaniTim Redaksi

Share

Copy Link

Batalkan