Hujan Deras Picu Longsor di Wonosobo, Lansia Tewas Tertimpa Reruntuhan
Sumber Foto: Kompas.com
Lifestyle

Hujan Deras Picu Longsor di Wonosobo, Lansia Tewas Tertimpa Reruntuhan

WONOSOBO, KOMPAS.com – Hujan lebat yang mengguyur wilayah Kecamatan Leksono, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, selama lebih dari dua jam memicu terjadinya tanah longsor yang menelan korban jiwa.

Peristiwa tragis itu terjadi di Dusun Wonokasian, RT 01 RW 04, Desa Sojokerto, Sabtu (7/2/2026) sekitar pukul 18.50 WIB.

Tanah longsor terjadi di bagian belakang rumah warga dan menghantam rumah di bawahnya hingga roboh.

Akibat kejadian tersebut, dua orang warga menjadi korban.

Satu orang meninggal dunia, sementara satu lainnya mengalami luka ringan.

Ibu dan 2 Anak Hilang Tertimbun Longsor di Samarinda, Korban Masih Dicari

Artikel Kompas.id

Korban meninggal dunia diketahui bernama Sopingi (80), seorang warga setempat.

Sementara korban luka ringan adalah Sugiarti, yang berada di dalam rumah saat longsor terjadi.

Petugas dari Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Wonosobo segera bergerak ke lokasi setelah menerima laporan awal dari warga.

Proses evakuasi dan asesmen lapangan dilakukan pada malam hari meski kondisi cuaca masih diguyur hujan.

Pemicu Longsor: Hujan Lebat dan Lama

Anggota TRC BPBD Wonosobo, Sabarno, mengatakan bahwa longsor dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi dan durasi cukup lama sehingga membuat tanah di sekitar permukiman menjadi labil.

“Hujan deras berlangsung lebih dari dua jam. Kondisi tanah yang jenuh air menyebabkan longsoran dari tebing di belakang rumah warga, lalu menimpa rumah yang berada di bawahnya,” ujar Sabarno saat dikonfirmasi, Sabtu malam.

Menurut dia, saat kejadian kedua korban berada di dalam rumah.

Material longsor berupa tanah dan reruntuhan bangunan membuat rumah roboh dan menimpa korban.

“Korban atas nama Bapak Sopingi ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara satu korban lainnya mengalami luka ringan dan sudah mendapatkan penanganan,” jelasnya.

Proses evakuasi korban dilakukan oleh petugas BPBD dibantu warga setempat.