Hasna Ajak Difabel Tuli Terus Semangat, Matahari Dukung Inklusi Kerja
Sumber Foto: IDN Times Jabar
Sosial

Hasna Ajak Difabel Tuli Terus Semangat, Matahari Dukung Inklusi Kerja

1. Mari saling memotivasi

Hasna pun kemudian berterimakasih atas dukungan semua pihak. Dia berharap apa yang didapatkanya dalam urusan pekerjaan bisa menjadi motivasi untuk semua orang khususnya penyandang disabilitas.

"Untuk semua yang tuli yang ada di Indonesia untuk terus tetap semangat,"paparnya.

2. Matahari rekrut pegawai difabel sejak 2023

Sementara itu, pihak Matahari pun memberikan tanggapan terkait video yang viral tersebut. Perusahaan melihat begitu banyak dukungan dan pesan baik yang diunggah di media sosial terkait Hasna dan Ardelia, Teman Difabel Matahari dalam beberapa hari terakhir.

"Ini sungguh berarti bagi kami dan teman-teman difabel di Matahari. Apresiasi kami atas dedikasi dan semangat keduanya yang telah menginspirasi banyak orang, termasuk kami sesama rekan di Matahari," kutip IDN dalam unggahan di Instagram @Matahari.

Sejak 2023, Matahari telah berjalan bersama teman-teman difabel melalui program Teman Difabel yang terus tumbuh dan menjadi bagian dari perjalanan kami hingga hari ini. Para Teman Difabel didukung dengan seragam dan kartu khusus untuk membantu komunikasi dengan pelanggan, didampingi oleh buddy, serta mendapatkan pelatihan dalam menjalankan perannya.

"Teman Difabel merupakan komitmen jangka panjang dan turut membantu menjadi pengingat bagi kami dalam membangun budaya bersyukur. Kami akan terus belajar untuk menjadi lebih baik setiap harinya dalam menjaga lingkungan kerja yang ramah dan inklusif," kutip IDN Times dari siaran pers tersebut.

3. Ratusan penyandang disabilitas Bandung sudah bekerja formal

Saat ini Disnaker Kota Bandung, terus mendorong agar perusahaan swasta bisa mempekerjakan penyandang disabilitas minimal 1 persen dari total karyawan dan untuk instansi pemerintahan sebesar 2 persen. Data pada pertengahan 2025, ada sekitar 240 penyandang disabilitas telah bekerja di 64 perusahaan di Kota Bandung.

Mayoritas penyandang disabilitas yang saat ini telah mendapatkan pekerjaan tersebut, yakni penyandang disabilitas fisik ringan yang mampu menyesuaikan diri dengan kebutuhan dunia industri.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengatakan, pihaknya akan menyiapkan lapangan pekerjaan di berbagai sektor bagi para penyandang penyandang disabilitas karena mereka juga harus mendapat perhatian dari Pemerintah.

"Lapangan pekerjaan buat disabilitas dua persen, tapi tantangannya bukan penyediaan lapangan pekerjaan untuk disabilitas, tapi keberlanjutan konsistensi bahwa sosok atau disabilitas yang bekerja itu terus bertahan di pekerjaan tersebut," kata Farhan beberapa waktu lalu.

Menurut Farhan, selama ini memang tidak mudah bertahan di pekerjaan dalam keadaan yang disabilitas, sehingga mereka harus diberikan kesempatan yang luas.