Dominasi Hong Kong, China, dan Korsel di Kejuaraan Anggar Kadet Asia 2026
Sumber Foto: ludus.id
Olahraga

Dominasi Hong Kong, China, dan Korsel di Kejuaraan Anggar Kadet Asia 2026

LUDUS – Jakarta kembali menjadi panggung dominasi Asia Timur. Di nomor terakhir kategori kadet Kejuaraan Anggar Kadet dan Junior Asia 2026, tiga negara—Hong Kong, China, dan Korea Selatan—lagi-lagi berbagi emas dan perak, menyisakan perunggu untuk negara lain yang hanya bisa menatap dari kejauhan. Pertandingan beregu yang berlangsung di Jakarta Convention Center, Senin (23/2/2026), menegaskan satu pola yang tak berubah sejak awal kategori kadet digelar: hanya tiga kekuatan itu yang benar-benar menguasai podium tertinggi dan kedua.

Foto/PB IKASI

Hasil pada hari terakhir nomor beregu kadet memastikan bahwa sepanjang kategori ini—baik perseorangan maupun beregu—emas dan perak hanya berputar di tangan Hong Kong, China, dan Korea Selatan. Pesta medali dua warna itu seperti eksklusif milik mereka. Negara lain, betapapun gigih, harus puas berbagi perunggu.

Kejuaraan yang diikuti 801 atlet dari 26 negara Asia dan Pasifik ini akan rehat sehari untuk memberi kesempatan para peserta menikmati keindahan Jakarta. Pertandingan akan dilanjutkan Rabu, 25 Februari 2026, dengan kategori junior—sebuah babak baru yang mungkin membuka peluang Indonesia, atau justru mengukuhkan dominasi yang sama.

Pada laga penutup kadet beregu, tiga nomor menjadi ajang unjuk kekuatan: floret (foil) putri, degen (epee) putra, dan sabel (saber) putra. Hongkong membuka pesta dengan emas beregu kadet floret putri setelah di final menundukkan China 45–38. Namun mereka gagal menggandakan emas di sabel putra. Di partai puncak, Korea Selatan menggagalkan ambisi itu dengan kemenangan 45–39.

BACA JUGA: Kejuaraan Anggar Kadet dan Junior Asia 2026: Distribusi Emas Merata, Hong Kong Kukuh Memimpin

Foto/PB IKASI

China tak pulang tanpa tambahan supremasi. Di beregu kadet degen putra, mereka tampil dominan dengan kemenangan telak 45–29 atas Korea Selatan—sebuah margin yang menunjukkan kontrol penuh sejak awal hingga akhir.

Dari tiga final yang tersaji, duel Korea Selatan melawan Hongkong di beregu kadet putra sabel menjadi yang paling menyita perhatian. Penonton di arena JCC menyaksikan laga yang dipimpin referee Kiana Bagherzadeh (Iran) dan Vicento Costanzo (Italia), dengan pembantu referee Mayu Kushihashi (Jepang) dan Vivien Wai Yan Ng (Malaysia). Pertarungan berlangsung ketat, dengan kedua tim silih berganti memimpin.

Foto/PB IKASI

Dalam sembilan partai yang dipertandingkan, Korea Selatan terus tertinggal hingga partai keempat dengan skor 17–20. Momentum berubah pada partai kelima. Kim Doeon tampil sebagai pembalik keadaan dengan kemenangan 8–1 atas Eddie Ching Hei Pan, membalik skor menjadi 25–21 untuk keunggulan Negeri Ginseng.

Keunggulan itu diperlebar menjadi 35–27 setelah Minjun Park menundukkan Shing Chi Yip 5–4 dan Jinwon Jang mengatasi Yu Ham Xie 5–2. Hongkong belum menyerah. Mereka merebut dua partai sisa: Cheuk Yi Au menaklukkan Minjun Park 6–5, lalu Shing Chi Yip mengatasi Doeon Kim dengan skor identik 6–5. Namun dua kemenangan itu tak cukup memangkas selisih angka secara keseluruhan. Korea Selatan tetap unggul dalam akumulasi dan menutup laga dengan skor 45–39, memastikan kalungan emas.

BACA JUGA: Hong Kong Bangkit di Hari Kedua Kejuaraan Anggar Kadet dan Junior Asia 2026, China Tergusur dari Puncak

Foto/PB IKASI

Hari ini di Senayan bukan sekadar tentang skor 45 dan 39, atau 45 dan 29. Ia tentang konsistensi. Tentang bagaimana tiga negara yang sama terus berbagi emas dan perak sepanjang kategori kadet, sementara 23 negara lain harus menunggu celah di antara rapatnya barisan kekuatan Asia Timur.

Kini, jeda sehari memberi ruang napas. Jakarta menjadi latar wisata, bukan arena duel. Tapi ketika kategori junior dimulai Rabu nanti, pertanyaan lama akan kembali menggema: adakah yang mampu memecah lingkar dominasi Hong Kong, China, dan Korea Selatan—atau pesta emas itu akan berlanjut tanpa jeda?

Foto/PB IKASI

Hasil Pertandingan Senin (23/2/2026)

Final Kadet Beregu Putri Foil (Floret): Hongkong vs China 45–38

Emas: Hong Kong

PeraK: China

Perunggu: Australia, Jepang

Final Kadet Beregu Putra Epee (Degen): China vs Korsel 45–29

Emas: China

Perak: Korsel

Perunggu: Hong Kong, Jepang

Foto/PB IKASI

Final Kadet Beregu Putra Saber (Sabel): Korsel vs Hongkong 45-39

Emas: Korsel

Perak: Hong Kong

Perunggu: Jepang, Thailand

Klasemen Sementara Perolehan Medali

Foto/PB IKASI

Hong Kong: 5 emas - 4 perak - 4 perunggu: Total 13

China: 4 - 4 - 3 : 11

Korsel: 3 - 4 - 2 : 9

Jepang: 0 - 0 - 6 : 6

Australia: 0 - 0 - 4 : 4

Kazakhstan: 0 - 0 - 2 : 2

(7) Thailand: 0 - 0 - 1 : 1

(7) Chinese Taipei: 0 - 0 - 1 : 1

(7) Singapura: 0 - 0 - 1 : 1

Silakan kunjungi LUDUS Store untuk mendapatkan berbagai perlengkapan olahraga bela diri berkualitas dari sejumlah brand ternama.

Anda juga bisa mengunjungi media sosial dan market place LUDUS Store di Shopee (Ludus Store), Tokopedia (Ludus Store), TikTok (ludusstoreofficial), dan Instagram (@ludusstoreofficial)

APA KAMU SUKA DENGAN ARTIKEL INI ?

Sukai Artikel4 pembaca

MULAI BAGIKAN

FacebookWhatsAppTelegramLinkedInEmail

Response (0)

Kirim

Login untuk berkomentar

Silakan login untuk berkomentar pada artikel ini.

Login dengan Google

No comments yet. Be the first to comment!