Dinkes DKI Jakarta Klarifikasi Data Korban Kericuhan Mei 2023
Sumber Foto: ANTARA News
Pintu Informasi

Dinkes DKI Jakarta Klarifikasi Data Korban Kericuhan Mei 2023

Jakarta - Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Widyastuti, mengungkapkan bahwa informasi terbaru mengenai data korban kericuhan yang terjadi pada 21-22 Mei 2023 di Jakarta akan disampaikan melalui satu pintu, yaitu melalui Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

"Kami sudah sepakat bahwa yang terkait dengan kasus 22 dan 21 Mei, itu satu pintu. Jadi semua di bawah koordinasi Pemprov dan kami juga sudah teruskan kepada Kemenkes," ujar Widyastuti saat ditemui di kantor Kementerian Kesehatan Jakarta, pada hari Kamis.

Sementara itu, Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan, Bambang Wibowo, menegaskan bahwa data yang disampaikan oleh Pemprov DKI, termasuk pernyataan Gubernur Anies Baswedan, menyebutkan bahwa jumlah korban meninggal akibat kericuhan tersebut adalah enam orang. "Sementara ini iya," kata Bambang saat dikonfirmasi mengenai jumlah korban tersebut.

Widyastuti menambahkan bahwa Pemprov DKI telah membuka seluruh rumah sakit, baik yang dikelola oleh pemerintah maupun swasta, untuk menangani kebutuhan penanganan korban luka dan yang meninggal. Ia menyebutkan bahwa sebagian besar korban mengalami luka-luka ringan seperti lecet.

Mengenai penyebab kematian para korban, Widyastuti belum memberikan penjelasan detail dan merujuk pada pernyataan Gubernur DKI Anies Baswedan yang disampaikan pada 22 Mei. "Bapak Gubernur sudah menyampaikan pada saat preskon kemarin penyebabnya, karena kan tidak gegabah ya untuk mengetahui suatu penyebab, tidak langsung ketahuan karena ada rambu-rambu yang harus diikuti," jelasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa korban meninggal masih dalam proses identifikasi oleh tim forensik, yang akan dilanjutkan dengan kajian lebih lanjut.