Desain Inovatif Tingkatkan Daya Saing Produk Kulit Garut
Portal News Day - buat teaser singkat dari: Industri kulit Garut mengalami perkembangan signifikan berkat meningkatnya permintaan terhadap produk lokal berkualitas. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa desain produk yang komunikatif, termasuk penggunaan teknologi modern dan material ramah lingkungan, menjadi strategi penting bagi UMKM untuk memperkuat identitas merek dan meningkatkan daya saing di pasar domestik dan global. Dengan memanfaatkan umpan balik konsumen, para pengrajin kulit Garut dapat mengadaptasi produk mereka untuk memenuhi kebutuhan pasar yang semakin kompleks.
Demikian kesimpulan dari pengabdian masyarakat yang dilakukan Universitas Esa Unggul Fakultas Ilmu Komunikasi dan Fakultas Desain dan Industri Kreatif berkolaborasi dengan Universitas Garut Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik pada Pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Industri Kerajinan Kulit Sukaregang, Garut. Pengabdian masyarakat tersebut dilakukan dalam kurun waktu Oktober 2024 sampai akhir Oktober 2025. Pengabdian masyarakat tersebut tidak hanya melakukan pendampingan akan tetapi juga melakukan penelitian dan analisis pasar digital yang dilakukan dengan mengambil salah satu sampel market place. Hasil penelitian tersebut kemudian dipublikasikan di jurnal nasional terindek SINTA.
Pengabdian Masyarakat tersebut diketuai Handrini Ardiyanti dosen Universitas Esa Unggul Fakultas ilmu Komunikasi. Tim pengabdian masyarakat terdiri dari Mila Karmila, dosen Universitas Garut Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Slman Maulana, Ayu Larasati dan Ummanah dosen dari Universitas Esa Unggul. Selain itu kegiatan juga diikuti sejumlah mahasiswa dari kedua kampus.
Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa desain produk kulit Garut yang inovatif, termasuk fitur seperti teknologi RFID-blocking dan material ramah lingkungan, tidak hanya memenuhi fungsi praktis tetapi juga menyampaikan makna simbolik yang memperkuat hubungan antara konsumen dan merek. Penelitian ini menekankan pentingnya komunikasi bisnis melalui elemen desain untuk membangun identitas merek dan meningkatkan daya saing UMKM di pasar. Selain itu, narasi konsumen berperan aktif dalam membentuk makna merek di pasar digital.
Teknologi RFID-blocking adalah fitur yang dirancang untuk mencegah pencurian data dari kartu kredit atau identitas yang menggunakan teknologi RFID (Radio-Frequency Identification). Fungsinya adalah melindungi informasi pribadi pengguna dari akses tidak sah, sehingga meningkatkan keamanan dan privasi. Fitur ini menjadi penting karena semakin banyaknya kasus pencurian data, sehingga konsumen mencari produk yang menawarkan perlindungan tambahan dan meningkatkan rasa aman saat menggunakan barang tersebut.
Berdasarkan hasil penelitian, industri kulit Garut telah mengadopsi teknologi RFID-blocking sebagai bagian dari inovasi desain produk untuk meningkatkan daya saing dan memenuhi ekspektasi konsumen modern. Penggunaan teknologi ini tidak hanya berfungsi untuk keamanan, tetapi juga mencerminkan modernitas dan keterampilan pengrajin, yang memperkuat nilai simbolik produk. Dengan demikian, integrasi teknologi dalam desain produk kulit Garut membantu membangun identitas merek yang lebih kuat dan relevan di pasar global.
Berdasarkan hasil penelitian kedua universitas tersebut, kelemahan dari sentra industri kulit Garut terkait adopsi teknologi seperti RFID-blocking adalah kurangnya pemahaman dan keterampilan di kalangan pengrajin untuk menerapkan inovasi tersebut secara efektif, serta keterbatasan akses terhadap sumber daya dan teknologi modern. Universitas dapat melakukan pendampingan melalui program pelatihan dan workshop yang fokus pada pengembangan keterampilan desain dan teknologi, serta memberikan dukungan dalam penelitian dan pengembangan produk. Selain itu, kolaborasi antara universitas dan industri dapat membantu menciptakan jaringan yang mendukung inovasi dan pemasaran produk kulit Garut secara lebih efektif. Karena itu sebagai tindak lanjut, kedua universitas tersebut kembali melakukan pertemuan secara daring untuk memberikan masukan dan saran kepada para pelaku UMKM industri berbahanbaku kulit Sukaregang Garut.
Berdasarkan kegiatan pendampingan pengabdian masyarakat dan penelitian yang dilakukan, desain produk kulit Garut yang komunikatif dan inovatif, termasuk penggunaan teknologi modern dan material ramah lingkungan, memainkan peran penting dalam membangun identitas merek dan meningkatkan daya saing di pasar. Penelitian menunjukkan bahwa makna simbolik dan kinerja material saling terkait dalam interpretasi produk oleh konsumen, dengan umpan balik konsumen menjadi kunci untuk inovasi produk. Oleh karena itu, strategi komunikasi bisnis yang efektif sangat diperlukan untuk merespons kebutuhan pasar yang terus berkembang.
Hasil penelitian yang dilakukan bersaman dengan kegiatan pengabdian masyarakat ini merekomendasikan tindak lanjut pendampingan yang dapat dilakukan meliputi penyelenggaraan pelatihan keterampilan desain dan teknologi, dukungan dalam penelitian dan pengembangan produk, serta penciptaan platform pemasaran digital untuk memperluas jangkauan pasar. Selain itu, penting untuk membangun jaringan antara pelaku industri dan lembaga pendidikan untuk berbagi pengetahuan dan sumber daya. (handrini)
Lihat Entrepreneur Selengkapnya




