Dampak Psikologis Fitur Game Anak Terhadap Perjudian Online
Tanjungpinang - Fitur loot box dan gacha yang terdapat dalam game anak-anak berpotensi menimbulkan efek psikologis mirip dengan perjudian. Penelitian internasional menunjukkan bahwa kebiasaan ini dapat memicu kecanduan dan membawa anak-anak ke dalam dunia perjudian digital.
Beberapa game populer seperti Genshin Impact, Mobile Legends, dan PUBG Mobile menyimpan ancaman yang tidak terlihat di balik keseruan mereka. Fitur loot box dan gacha memungkinkan pemain, termasuk anak-anak, untuk membeli item secara acak dengan harapan mendapatkan hadiah yang langka.
Secara mendasar, loot box dan gacha beroperasi dengan sistem hadiah berbasis peluang, di mana pemain diharuskan membayar menggunakan uang asli untuk memperoleh hadiah acak. Mekanisme ini mirip dengan taruhan, yang dapat menimbulkan sensasi hampir menang dan mendorong perilaku mengejar (chasing), di mana pemain terus mencoba meskipun telah mengalami kegagalan.
Penelitian yang dilakukan oleh Flinders University (Australia), Nottingham Trent University (Inggris), dan sebuah universitas di Hungaria menemukan bahwa remaja yang terbiasa membeli loot box menunjukkan gejala kecanduan dan gangguan mental, termasuk kecemasan dan impulsivitas. Dalam jurnal yang diterbitkan pada tahun 2024, disebutkan bahwa efek dari sistem gacha memiliki struktur psikologis yang serupa dengan mesin judi yang biasa ditemukan di kasino.
Jika tidak ditangani dengan baik sejak dini, fitur-fitur seperti loot box dapat menjadi akar dari generasi baru yang terjebak dalam perjudian online. Oleh karena itu, penting bagi semua pihak untuk bersuara dan bertindak agar dunia game tetap menjadi tempat yang aman dan menyenangkan bagi anak-anak.




