Capaian JKN Papua Mencapai 98%, Fokus Tingkatkan Keaktifan Peserta
PORTAL PAPUA— BPJS Kesehatan Cabang Jayapura bersama Kedeputian Wilayah XII menggelar kegiatan Media Gathering bersama insan pers di Jayapura, Jumat (17/04). Kegiatan ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat sinergi antara BPJS Kesehatan, pemerintah daerah, dan media dalam mendukung transformasi kepesertaan serta keberlanjutan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Papua.
Kegiatan ini diawali dengan sambutan dari Deputi Direksi Wilayah XII, Sawal Sani Tarigan, yang menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjaga keberlanjutan Program JKN.
“Program JKN tidak hanya menjadi tanggung jawab BPJS Kesehatan, tetapi merupakan kerja bersama seluruh pemangku kepentingan. Oleh karena itu, kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah, fasilitas kesehatan, badan usaha, serta media menjadi kunci utama dalam memastikan seluruh masyarakat mendapatkan perlindungan kesehatan yang optimal,” ujarnya.
Dalam paparannya, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Jayapura, Erika Verayanti Lumban Gaol, menyampaikan bahwa capaian kepesertaan JKN di wilayah Papua menunjukkan tren yang sangat positif. Hingga 28 Februari 2026, cakupan kepesertaan JKN telah mencapai lebih dari 98% dari total penduduk Papua, sementara tingkat keaktifan peserta mencapai 85,34% atau sebanyak 4.901.664 jiwa.
“Capaian ini menunjukkan komitmen kuat seluruh pemangku kepentingan dalam memastikan masyarakat Papua terlindungi dalam Program JKN. Namun demikian, peningkatan keaktifan peserta tetap menjadi fokus utama kami ke depan,” jelas Erika.
Lebih lanjut, Erika menjelaskan bahwa BPJS Kesehatan terus mendorong transformasi kepesertaan melalui peningkatan kemandirian masyarakat, termasuk optimalisasi segmen Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) serta pemanfaatan fitur Rencana Pembayaran Bertahap (REHAB) bagi peserta yang memiliki tunggakan iuran.
Dari sisi perlindungan masyarakat kurang mampu, progres reaktivasi peserta segmen Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) hingga saat ini telah mencapai 2.706 jiwa di seluruh wilayah Papua. Selain itu, total biaya manfaat pelayanan kesehatan yang telah dibayarkan oleh BPJS Kesehatan hingga Februari 2026 mencapai Rp235.255.609.192, yang menunjukkan besarnya manfaat Program JKN bagi masyarakat Papua.




