Bengkel Difabel Aceh Tamiang Kembali Beroperasi Pasca Banjir Bandang
Sosial

Bengkel Difabel Aceh Tamiang Kembali Beroperasi Pasca Banjir Bandang

Portal News Day - ACEH TAMIANG | okemedan

Pasca diterjang banjir bandang dahsyat pada akhir 2025, geliat ekonomi masyarakat di Kabupaten Aceh Tamiang mulai pulih. Sejumlah usaha yang sempat hancur kini bangkit kembali, termasuk bengkel difabel binaan Pertamina yang kembali beroperasi dan menjadi harapan baru bagi para penyintas.

Salah satu sosok inspiratif di balik kebangkitan tersebut adalah Mariono (43), warga Desa Mekar Jaya, Kecamatan Rantau, yang akrab disapa Nono. Meski memiliki keterbatasan fisik, semangatnya untuk bertahan hidup tak pernah surut.

Dengan tongkat ketiak yang selalu menemaninya, Nono tetap lincah menjalani aktivitas sebagai mekanik sepeda motor. Tangannya terampil mengutak-atik mesin, hasil dari pengalaman bertahun-tahun berkecimpung di dunia perbengkelan.

“Bengkel ini pemberi kehidupan bagi saya dan keluarga. Sejak diberi pelatihan dan diberdayakan jadi mekanik, ekonomi saya jadi lebih baik,” ujar Nono, Selasa (17/3/2026).

Sejak enam tahun lalu, Nono menekuni profesi sebagai mekanik. Sebelum itu, ia tidak memiliki pekerjaan tetap dan hidup bergantung pada keluarga. Kesempatan mengikuti pelatihan dari Pertamina EP Rantau Field menjadi titik balik dalam hidupnya.

Dari sana, ia mulai memiliki penghasilan tetap hingga akhirnya berani menikah dan membangun keluarga.

“Setelah ikut pelatihan, bengkel ini buka. Dari sinilah saya merasa punya penghidupan,” katanya.

Cobaan terberat datang saat banjir bandang melanda Aceh Tamiang pada 26 November 2025. Bengkel tempatnya bekerja porak-poranda, peralatan hilang, dan sumber penghasilan pun lenyap seketika.

Nono bersama warga lainnya terpaksa mengungsi dan bergantung pada bantuan.

“Semua capaian habis dalam hitungan hari. Saya seperti kembali ke kehidupan sebelumnya,” ungkapnya.

Namun, semangatnya tak padam. Setiap hari ia datang ke lokasi bengkel di Jalan Lintas Medan–Banda Aceh, Kecamatan Karang Baru, untuk bergotong royong membersihkan lumpur yang menimbun bangunan.

Harapan kembali muncul ketika Pertamina bergerak cepat membantu pemulihan. Bengkel difabel tersebut dibangun kembali dan dilengkapi dengan peralatan baru.

“Alhamdulillah, bengkel dibuka kembali. Barang-barang yang hilang diganti. Saya sangat bersyukur,” kata Nono.

Pembukaan kembali bengkel difabel ini bertepatan dengan program ganti oli gratis bertajuk “Yuk Berbagi” yang digelar Pertamina Lubricants bersama Pertamina EP Rantau Field.

Dalam program tersebut, sebanyak 282 botol oli dibagikan secara gratis kepada masyarakat yang kendaraannya terdampak banjir.

Manager Community Involvement and Development (CID) PHR Regional 1 Sumatra, Iwan Ridwan Faizal, menjelaskan bahwa program bengkel difabel lahir dari kepedulian terhadap tingginya angka penyandang disabilitas di Aceh Tamiang.

“Kami memberikan pelatihan mekanik kepada puluhan difabel. Dari situ muncul inisiatif mereka untuk membuka usaha, dan kami bantu wujudkan bengkel ini,” jelasnya.

Pasca bencana, pihaknya juga bergerak cepat untuk memastikan kelompok binaan bisa kembali produktif.

Sementara itu, Head CSR Pertamina Lubricants, Asep Saputra, menyebut pemberian oli gratis bertujuan membantu masyarakat agar kendaraan mereka kembali layak digunakan untuk aktivitas sehari-hari.

“Ini bagian dari upaya kami mendukung pemulihan pascabanjir,” ujarnya.

Bagi Nono, bengkel ini bukan sekadar tempat bekerja, melainkan simbol harapan dan kemandirian. Ia percaya, dengan tekad yang kuat dan ketenangan batin, setiap cobaan bisa dilalui.

“Yang penting kita harus tetap yakin dan kuat. Hidup harus dijalani dengan hati yang tenang,” tutupnya.

OM – hm ilyas

Bandang Aceh Tamiang 2025 Bangkit dari Banjir Bengkel Difabel Binaan PERTAMINA Kembali Beroperasi

Ikuti Kami

Navigasi pos

Pos sebelumnya Komentar Pelatih Real Madrid Usai Kalahkan Manchester City

Pos berikutnya Sukseskan Masjid Ramah Pemudik, Masjid Raya Taqwa Parapat Siapkan Berbagai Fasilitas

Posting Terkait

Lima Gerai SIM Keliling Sat Lantas Polrestabes Medan Kembali Beroperasi

Jangan Lewatkan

PHR Zona 1 Perkuat Kesiapsiagaan Operasi Saat Idulfitri, Pastikan Ketahanan Energi Nasional Tetap Terjaga

Presiden Prabowo Salat Ied dan Halalbihalal dengan Jemaah Masjid Darussalam Aceh Tamiang

Aceh Tamiang Jangan Dilupakan: Bertahan tanpa Makanan, Berjuang di Tengah Kesunyian

Desa Sukajadi Aceh Tamiang Dinyatakan Hilang Kucuran Bantuan Terus Mengalir, PEP Rantau Diacungi Jempol

110 Anak Yatim Terima Santunan. Pjs. Field Manager PHE NSO: Harmonisasi Hubungan dan Kebersamaan Harus Diperkuat

Keluarga Besar SMA SMK Harapan Babalan Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang

You can share this post!