Batam Diproyeksikan Jadi Gerbang Ekspor UMKM dengan Pusat Ekspor
Gerbang Berita

Batam Diproyeksikan Jadi Gerbang Ekspor UMKM dengan Pusat Ekspor

Portal News Day - Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esty Widya Putri mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Batam untuk memperluas pasar hingga internasional dengan memanfaatkan fasilitas pusat ekspor di Mall Pelayanan Publik Batam.

Awal Kejadian

Dalam dialog bersama eksportir dan pelaku usaha, Roro menilai posisi strategis Batam berpotensi besar menjadi pintu gerbang ekspor bagi produk UMKM ke pasar global. Ia berharap keberadaan pusat ekspor dapat memberikan informasi dan pendampingan bagi pelaku UMKM untuk mengembangkan pasar global.

Perkembangan

Pusat ekspor diharapkan menjadi sarana bagi pelaku usaha untuk memperoleh informasi tentang kondisi pasar internasional, peluang ekspor, serta perkembangan perjanjian perdagangan. Kementerian Perdagangan saat ini memfokuskan tiga agenda utama untuk memperkuat sektor perdagangan nasional. Pertama, menjaga pasar domestik dengan membuka akses pemasaran produk UMKM melalui jaringan ritel modern. Kedua, memperluas pasar ekspor dengan memanfaatkan perjanjian perdagangan bebas, meskipun masih terdapat kesenjangan informasi di kalangan pelaku usaha. Ketiga, memperkuat kapasitas UMKM agar mampu bersaing di pasar global, dengan pendampingan bagi pelaku usaha yang siap ekspor.

Kondisi Terakhir

Kementerian Perdagangan memiliki jaringan perwakilan di 33 negara melalui atase perdagangan dan Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) untuk memberikan informasi pasar dan mempertemukan pelaku usaha dengan calon pembeli. Secara nasional, kinerja perdagangan Indonesia menunjukkan tren positif dengan surplus mencapai sekitar 41,05 miliar dolar AS, meskipun ekspor masih didominasi oleh komoditas utama. Produk Indonesia, terutama yang dihasilkan oleh UMKM, memiliki daya saing yang kuat di pasar internasional, namun pelaku usaha perlu memahami standar yang berlaku di negara tujuan.

You can share this post!