Bank Muamalat dan BMM Dorong Keterampilan Difabel Melalui Program Batik
Sosial

Bank Muamalat dan BMM Dorong Keterampilan Difabel Melalui Program Batik

Portal News Day - PT Bank Muamalat Indonesia Tbk bersama Baitulmaal Muamalat (BMM) berkomiten meningkatkan keterampilan penyandang disabilitas lewat Program Pemberdayaan Difabel Batik Ciprat Karangpatihan diPonorogo, Jawa Timur.

Langkah ini dilakukan melalui proses pemetaan kebutuhan,pendampingan produksi, maupun peningkatan kapasitas teknis. Selain itu, penguatan pemasaran dan pembinaan spiritual menjadi bagian penting dari suksesnya program ini.

Direktur Eksekutif BMM Tegar Sangga Barkah mengatakan, keterampilan membatik adalah salah satu potensi yang dimiliki para penyandang disabilitas. Melalui pelatihan yang solutif dan kreatif, pihaknya berharap dapat menumbuhkan semangat mereka untuk terus berkarya di masyarakat.

“Desa Karangpatihan dikenal sebagai “Kampung Difabel” dengan potensi besar dalam pengembangan batik ciprat. Dengan menyasar penyandang disabilitas tuna grahita yang aktif berkarya bersama pendamping di Rumah Harapan, kami yakin program ini dapat membuka ruang untuk terciptanya pemberdayaan ekonomi yang inklusif,” ujar Tegar.

Aktivitas sosial ini dirancang selama satu tahun dengan rangkaian pelatihan dan pendampingan yang intensif. Tujuannya tidak hanya meningkatkan keterampilan produksi,tetapi juga memperkuat kapasitas usaha, kualitas produk, sertadaya saing Batik Ciprat Karangpatihan di pasar yang lebih luas.

Tegar menyebut, pemberdayaan ekonomi untuk difabel menjadi bukti bahwa kebermanfaatan distribusi ZISWAF dapat dirasakan secara merata oleh seluruh kalangan. “Semoga karya batik dari pengrajin difabel, khususnya kelompok tuna grahita, dapat bersaing di pasar yang lebih luas guna meningkatkan kemandirian ekonomi,” ujarnya.

Hadirnya Program Pemberdayaan Difabel Batik Ciprat Karangpatihan menegaskan komitmen Bank Muamalat dan BMM dalam membangun model pemberdayaan ekonomi yang inklusif dan adaptif bagi penyandang disabilitas. Dukungan kepada difabel menjadi strategis untuk memberikan kesempatan yang sama dalam kehidupan bermasyaraka tkhususnya akses pekerjaan dan kemandirian finansial. (*)

You can share this post!